batampos.co.id – Petugas Avsec (Aviation Security) dan Bea Cukai kembali mengamankan dua orang kurir sabu, Minggu (19/5). Selain mengamankan dua orang tersebut, petugas juga mendapati barang bukti sabu seberat 813 gram sabu.

“Kami baru saja amanin 3 kurir. Ini Minggu (19/5) ada lagi. Kedua orang yang kami amanin ini tidak mengenal satu sama lain. Tapi dilihat dari jenis sabunya, mirip,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso (20/5/2019).

Kedua orang kurir ini, kata Suwarso sempat luput dari pengawasan petugas. Namun akhirnya berhasil dibekuk.
Kurir sabu yang pertama kali diamankan yakni M Rajui, 27.

Pemuda asal Aceh ini diamankan pukul 05.30. Suwarso mengatakan saat pemeriksaan di Security Check Point pertama, Rajuli tidak menunjukan gelagat mencurigakan. Sehingga petugas membiarkan Rajuli memasuki terminal keberangkatan.

Namun begitu Rajuli berjalan menuju ke konter cek ini. Petugas melihat cara jalan Rajuli cukup aneh. Petugas memanggil kembali pemuda yang akan bertolak menuju Palembang tersebut.

“Saat dipanggil, dia sudah kelihatan ketakutan. Hal ini menambah kecurigaan petugas,” ungkap Suwarso.

Setelah dilakukan penggeledahan di sepatu Rajuli. Petugas menemukan lima bungkus sabu yang seberat 507 gram.

“Dia tak bicara barang itu diambil dimana. Namun ketika ditanya upah, Rajuli mengaku dijanjikan uang sebesar Rp 16 juta,” tutur Suwarso.

Selang tak berapa lama penangkapan terhadap Rajuli. Petugas kembali mengamankan kurir sabu, Sudirman, 37 saat keluar dari kamar mandi, pukul 08.25. Suwarso mengatakan Sudirman ini juga sempat luput dari pengamatan petugas.

Selepas dari walkthought, Sudirman tak langsung menuju konter cek in. Namun ia memilih untuk masuk ke dalam toilet yang tak jauh dari kantor Bea Cukai Hang Nadim.

“Saat masuk, Sudirman ini tidak membawa kantor kresek. Tapi begitu keluar, Sudirman menenteng kantong kresek. Petugas Bea Cukai yang pertama kali melihat, langsung menegurnya. Namun begitu ditegur, ia memilih kabur,” kata Suwarso.

Begitu Sudirman lari, para petugas juga berlarian mengejarnya. Tak sempat keluar dari terminal, Sudirman berhasil dibekuk petugas.

“Ternyata sabu ini disimpan dalam dubur. Tujuannya Lombok, seberat 306 gram,” ungkap Suwarso.

Saat ini kedua kurir sabu ini telah diserahkan pihak yang berwajiba, guna penyelidikan lebih lanjut. (ska)