batampos.co.id – Kepala Sub Bidang (Kasubid) Anggaran di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Natuna, Maryamah, diperiksa Kejaksaan Negeri Natuna, Senin (20/5/2019).

Pemeriksaan Maryamah sesuai panggilan kejaksaan terkait dugaan perjalanan dinas fiktif. Dari pantauan di lapangan, Maryamah didampingi pengacara diperiksa hampir lima jam di ruang Kasi Intel.

Loading...

Kedatangan Maryamah menggunakan mobil Kijang Innova BP 1xx9 NA, dan diantar pegawai Pemda.

Kajari Natuna, Juli Isnur, menjelaskan pemeriksaan Maryamah merupakan proses penyelidikan, adanya laporan dugaan tidak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme.
Selain Maryamah, sambung Kajari, dalam penyelidikan pihaknya sudah memanggil pejabat lain, yakni Kepala Bagian Umum Suhardi dan Herlina, pegawai di bagian umum sekretariat daerah.

”Pemeriksaan Maryamah untuk mengumpulkan barang bukti dan pengumpulan keterangan. Sebelumnya saudara Suhardi juga sudah diperiksa,” ujarnya.

Kajari mengatakan, secara teknis pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, yang diduga terjadinya tindak pidana perjalanan dinas fiktif.

”Memang surat perintah perjalanan dinas di bagian umum melibatkan Maryamah di BPKPAD ini akan diungkap nanti. Yang jelas ada dugaan tidak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme,” ujar Kajari. (arn)

Loading...