batampos.co.id – Objek wisata berupa aset yang dimiliki Badan Pengusahaan (BP) Batam seperti Kampung Vietnam terus dibenahi.

”Ada sejumlah perbaikan terutama itu di patung perahu yang diperbaiki. Begitu juga dengan sejumlah fasilitas di situs sejarah tersebut,” kata Kasubdit Pemanfaatan Aset Lainnya BP Batam Wildan Arief, Rabu (22/5/2019).

Wildan menyebutkan, Kampung Vietnam di Pulau Galang merupakan sebuah kamp pengungsian seluas 80 hektare yang dibangun puluhan tahun lalu saat terjadi perang saudara di Vietnam pada 1975.


Lokasi situs sejarah ini terletak sekitar 50 hingga 60 kilometer dari Batam dan membutuhkan waktu perjalanan darat sekitar 1,5 jam lewat Jembatan Barelang.

Berdasarkan sejarah, Kampung Vietnam ini merupakan tempat pengungsian 250 ribu orang Vietnam pada 1979 hingga 1996. Mereka dikenal manusia perahu.

”Kampung Vietnam menjadi sebuah kesaksian dari mulianya Bangsa Indonesia yang melihat tragedi kemanusiaan dan memberi satu pulaunya sebagai tempat penampungan,” paparnya.

Masih kata Wildan, para pengungsi di Kampung Vietnam ini juga memiliki komunitas sendiri, sehingga tetap bisa akrab walau banyak dari mereka yang berpencar-pencar saat ini. Ada yang kembali ke kampung halamannya, ada yang ke Australia, Amerika, Eropa, dan negara lainnya.

”Rencananya mereka akan berkumpul lagi di Kampung Vietnam dalam waktu dekat ini. Semacam reunian untuk bernostalgia kembali untuk mengenang masa-masa tinggal di kamp ini,” terangnya. (leo)

Loading...