batampos.co.id – Jelang arus mudik Lebaran, pemesanan tiket kapal untuk mudik di konter Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) sudah mulai ramai didatangi calon penumpang.

Seperti yang terlihat di konter Dumai Line, Rabu (22/5). Di depan konter tiket, sudah terpasang pemberitahuan harga tiket yang sudah boleh dipesan calon pemudik.

Untuk tiket tujuan Bengkalis dijual Rp 300 ribu, Dumai Rp 400 ribu, Buton Rp 320 ribu dan Selatpanjang 180 ribu. Bagi calon pemudik yang akan memesan tiket, jangan lupa untuk melapor sehari sebelum keberangkatan.

Ketua DPC INSA Batam, Asmadi mengatakan pemesanan tiket sudah ramai. Untuk keberangkatan ke Dumai diperkirakan bisa mencapai lima hingga enam keberangkatan. Begitu juga dengan tujuan Buton, Pekanbaru.

”Calon pemudik sudah mulai pesan tiket. Operator juga sudah menyiapkan armada cadangan jika terjadi lonjakan penumpang,” ujarnya.

Untuk puncak arus mudik diperkirakan mulai terjadi 30 Mei hingga 4 Juni mendatang. Asmadi menyebutkan, untuk harga tiket masih dijual berdasarkan harga yang sudah ditetapkan Gubernur Kepri yang lalu.

”Tidak ada kenaikan sebenarnya. Karena kemarin operator juga memberikan dispensasi harga untuk menarik penumpang. Harga normal Rp 400 ribu tapi kami jual Rp 350 ribu. Karena lebaran jadi harga tiket dikembalikan ke harga normal. Jadi sama saja tetap sesuai dengan yang telah disepakati dan ditetapkan,” terangnya.

Asmadi memperkirakan bakal terjadi peningkatan penumpang hingga 20 persen selama arus mudik tahun ini. Ia berharap semua bisa berjalan dengan lancar. Ia juga mengimbau bagi calon pemudik yang akan berangkat agar membeli tiket mulai saat ini.

”Pemesanan sudah ramai. Tapi lebih baik pesan sekarang daripada nanti tidak kebagian,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) PDS, Suherman mengatakan persiapan jelang arus mudik sudah mulai dilaksanakan. Karena memasuki musim hujan, pihaknya sudah memasang tenda di depan pelabuhan.

”Jadi saat turun dari kendaraan mereka tidak kehujanan. Selain itu, nanti ada tiga jalur yang bisa digunakan untuk menurunkan penumpang. Biar tidak macet jadi kami buat jadi tiga,” ujarnya.

Selain itu, mulai 28 Mei, petugas akan mulai bertugas lebih awal. Arus keberangkatan pagi merupakan yang paling padat. Untuk Dumai, kadang ada dua kapal yang berangkat sekaligus.

”Jadi tentu akan sangat sibuk sekali. Jadi kami akan membantu agar penumpang bisa tiba di kapal tepat waktu. Arus masuk dan keluar penumpang itu yang menjadi perhatian. Karena macetnya sampai beberapa meter di luar pelabuhan,” bebernya.

Selain itu, terhitung sejak H-7 Lebaran pihaknya juga akan mendapat bantuan pengamanan dari pihak kepolisian. Jelang keberangkatan nanti juga ada pemeriksaan terhadap kapten dan awak kapal.

”Karena kesehatan dan kesiapan mereka sangat penting. Ini menyangkut keselamatan penumpang. Ada tes kesehatan dan dari BNN (Badan Narkotika Nasional) juga nanti,” imbuh Suherman. (yui)