batampos.co.id – Berbagi bingkisan parsel jelang Lebaran masih tetap menjadi tradisi di berbagai tempat. Tak terkecuali di Kota Batam, bingkisan yang biasanya berisikan aneka ragam makanan dan minuman itu mulai berjejer di sejumlah toko.

Seperti di kawasan Kompleks Bumi Indah, Nagoya yang rutin menyediakan beragam jenis parsel di saat perayaan hari besar. Namun, di pertengahan Ramadan ini, belum terlihat tingginya permintaan.

“Biasanya 10 hari sampai seminggu jelang Lebaran baru mulai ada permintaan. Kalau sekarang masih sepi,” kata salah satu pegawai toko parsel di Kompleks Bumi Indah, yang enggan menyebutkan namanya, Kamis (23/5/2019).


Salah seorang masyarakat melihat aneka parsel Lebaran dengan berbagai isi dan ukuran di toko parsel di kawasan Pertokoan Bumi Indah Nagoya. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Meski demikian, pihaknya sudah menyediakan beragam pilihan parsel dengan harga yang bervariasi mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. “Biasanya yang langganan mengorder pihak-pihak perusahaan, organisasi maupun pribadi. Kalau sudah kebanjiran order, bisa lembur juga,” terangnya.

Mutia, karyawan swasta, menuturkan, pemesanan parsel dari perusahaannya untuk para rekanan memang dimulai sekitar 10 hari jelang Lebaran.

“Selain untuk menghindari makanan yang terlalu lama dalam bingkisan, pemberian parsel biasanya memang di H-5 atau H-3 Lebaran,” jelas Mutia.

Sebagai Admin di perusahaannya yang rutin bertugas melakukan pesanan parsel, ia mengaku tidak begitu mengkhawatirkan soal harga.

Menurutnya, harga parsel tak mengalami perubahan meski memesan mendekati hari H Lebaran. “Kami juga sudah punya toko langganan, sehingga harga bisa disesuaikan,” ucapnya.(nji)

Loading...