Minggu, 26 April 2026

Air Waduk Belakangpadang Hanya untuk 10 Hari

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Batam akan kembali mengoperasikan waduk di Belakangpadang pasca dilanda kekeringan beberapa waktu lalu. Meski air baku yang ada di waduk ha-nya bertahan untuk sepuluh hari ke depan.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pengelolaan Air Bersih, DCKTR, Dian Efsa, berharap hujan terus terjadi hingga waduk kembali normal. De-ngan demikian air semakin banyak dan semakin lama bisa dimanfaatkan.

”Beberapa hari ini kan selalu hujan dan itu intensitasnya cukup tinggi, sehingga debit air baku ada bertambah jika dibandingkan sebelumnya,” jelasnya, Sabtu (25/5/2019).

Efsa mengungkapkan bahwa air baku yang ada di waduk Belakangpadang akan segera diproduksi agar bisa dimanfaatkan warga saat Lebaran. Rencananya, waduk akan dioperasikan H-7 hingga H+3 Lebaran nanti.

”Kami berharap hujan di sini bisa terjadi selama beberapa hari. Jadi, tidak hanya 10 hari saja bisa digunakan,” harapnya.

Sementara menunggu kondisi waduk membaik, warga Belakangpadang saat ini cukup terbantu dengan diope-rasikannya Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) sejak 17 April lalu.

”Setelah diperbaiki, sekarang layanan air bersih cukup terbantu dengan air minum yang dihasilkan oleh peralatan SWRO.”

Saat ini pihaknya masih mengoptimalkan fungsi SWRO. Setiap hari kebutuhan air di Belakangpadang mencapai 1000 kubik.

Pemenuhan kebutuhan berasal dari SWR0 200 kubik dan dari Waduk Belakangpadang 800 kubik.

”Sekarang kami melayani hampir dua ribu pelanggan. Kon­disi saat ini memang belu­m bisa memenuhi kebutuhan warga semuanya,”terangnya.

Untuk mengolah air bersih, petugas bahkan harus bekerja lembur. Karena sistem manual memerlukan pengecekan yang lebih detail.

”Yang dihasilkan tidak seba-nyak yang biasa. Kadang me-reka harus kerja ekstra demi menghasilkan air bersih agar kebutuhan warga bisa terpenuhi. Kita berharap semua lancar,”terangnya. (yui)

Update