Senin, 13 April 2026

Pemudik Mulai Padati Hang Nadim, Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Memasuki H-10 Idulfitri 1440 Hijriah, pa­ra pemudik mulai me­ninggalkan Batam. Beberapa pintu keluar Kota Batam dipadati pemudik seperti Bandara Internasional Hang Nadim dan Pelabuhan ASDP Telagapunggur, serta Pelabuhan Pelni di Batuampar.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, membenarkan bahwa di tengah masih banyaknya pembatalan penerbangan, penumpang yang berangkat keluar Batam melalui Hang Nadim mulai meningkat.

”Beberapa waktu lalu penumpang berangkat angkanya di bawah 6.000 orang. Tapi kemarin, sudah di atas 6.000 orang,” katanya, Sabtu (25/5).

Namun, ia mengatakan dari 6.000 lebih yang berangkat keluar Batam, hanya beberapa persen saja pemudiknya. Ia memprediksi jumlah pemudik akan terus bertambah hingga jelang Lebaran.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

”Peningkatan penumpang memang mulai terlihat, walau tak terlalu signifikan,” ungkapnya.

Turunnya harga tiket ke beberapa daerah tujuan mudik, menurut Suwarso sedikit meningkatkan animo masyarakat untuk mudik.

”Turunnya itu mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Sudah mulai nampak sedikit perubahan, animo masyarakat mulai naik,” tuturnya.

Agar tidak ada permainan harga tiket oleh para calo, Suwarso mengaku sudah mengan-tisipasi hal ini. Hang Nadim akan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

”Kami sudah koordinasi, hingga kini belum ada laporan,” tuturnya.

Ia berharap apabila ada masyarakat dirugikan, atau menjadi korban calo tiket, dapat segera melaporkan ke jajaran manajemen Hang Nadim.

”Laporkan saja, kami akan tindak tegas,” ujarnya.

Bandara Hang Nadim sedikit lebih ramai dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Suasana mudik semakin terasa dengan banyaknya pemudik berangkat dalam satu rombongan atau keluarga kecil.

Salah satu rombongan ditemui Batam Pos, mengaku sudah merencanakan mudik jauh-jauh hari.

”Baik saya dan istri, sudah lama rencanakan ini. Kami ambil cuti sedikit lebih panjang, agar merasakan puasa di kampung halaman,” kata salah satu penumpang.

Ia mengaku sudah bertahun-tahun tidak pulang ke kampung halamannya. Tahun ini ia pulang, karena sudah menabung jauh-jauh untuk membeli tiket mudik.

”Saya tahu tiket mahal, makanya menabung cukup lama. Lagian anak-anak ingin merasa Lebaran di rumah nenek mereka,” ung-kapnya sembari memasuki Terminal Keberangkatan Hang Nadim, kemarin.
 (ska)

Update