Minggu, 15 Maret 2026

Dijambret, Guru SMP 3 Patah Kaki

Berita Terkait

batampos.co.id – Aksi penjambretan terjadi di wilayah Sekupang, Kamis (23/5) lalu. Seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Sekupang, Maizar, menjadi korban saat hendak pulang dari sekolah menuju ke rumah.

Di tengah perjalanan yang belum jauh dari sekolah, Maizar dikagetkan adanya pengendara sepeda motor tidak dikenal mengikutinya dari arah belakang.

Tas miliknya langsung dirampas pelaku. Sempat terjadi aksi tarik menarik antara pelaku dengan Maizar hingga akhirnya korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya. Akibat terjatuh itu, Maizar mengalami patah pada tulang paha kaki kiri sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Sementara itu, pelaku penjambretan yang diduga berjumlah satu orang itu berhasil melarikan tas milik Maizar yang berisi dua unit ponsel, uang tunai Rp 1,5 juta, beberapa kartu ATM, serta beberapa kartu identitas. Akibat kejadian itu, Maizar mengalami kerugian sekitar Rp 7,5 juta.

Maizar, korban jambret saat menjalani perawatan di RS Awal Bros Batam.
foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membenarkan bahwa kejadian ini sudah dilaporkan ke kepolisian. Dimana, usai kejadian tersebut suami korban langsung membuat laporan ke Mapolresta Barelang dan kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

”Memang benar kita ada menerima laporan penjambretan itu. Dimana, korban mengalami patah pada tulang bagian paha kiri dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros,” ujarnya.

Sementara, terkait pelaku penjambretan tersebut, ia mengatakan sejauh ini masih mengumpulkan beberapa barang bukti dari lokasi kejadian. Bahkan, pihaknya juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penjambretan tersebut dan memeriksa keterangan saksi-saksi.

”Pengungkapan kasus ini akan kami lakukan dengan maksimal. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini bisa kita ungkap karena ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi,” imbuhnya. (gie)

Update