batampos.co.id – Mendekati hari raya Idulfitri, harga daging sapi segar menembus harga Rp 150 ribu per kilogram. Pada sebelumnnya harga daging sapi segar juga sudha mengalami kenaikan yaitu Rp 120 ribu per kilogram.
Dari pantauan batampos.co.id di sejumlah pasar di Kecamatan Batuaji dan Sagulung, Kota Batam, harga daging sapi segar mengalami dua kali kenaikan dalam sepekan ini.
Sepekan yang lalu daging sapi segar dipatok para pedagang dengan harga Rp 120 ribu per kilogram dan hari ini, Minggu (2/6/2019) naik menjadi Rp 150 ribu per kilogram.
Tidak hanya itu, daging ayam potong yang sempat turun di harga Rp 34 ribu naik menjadi Rp 38 ribu per kilogram.

Tidak hanya daging sapi dan ayam, kenaikan harga telur dan cabai juga melambung tinggi. Telur yang beberapa waktu lalu hanya Rp 40 ribu per papan, saat ini menjadi Rp 47 ribu per papan.
Sementara cabai rawit dari Rp 50 ribu menjadi Rp 54 ribu per kilogram.
Salah seorang pembeli di pasar Fanindo, Batuaji, Sukamti, mengaku kewalahan untuk memenuhi kebutuhan dapurnya.
“Saya harus putar otak untuk mensiasatinya agar isi dompet tak terkuras, caranya dengan jumlah barang belanjaan dikurangi,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga mengurungkan niat untuk membeli daging dan telur. Dia memilih untuk menganti lauk di rumah sementara waktu dengan tahu, tempe dan ikan.
“Belum hari rayapun sudah repot kami, apalagi hari raya nanti. Semua serba mahal barang ini,” keluhnya.
Kenaikan harga kebutuhan pokok itu juga dikeluhkan para pedagang. Dikarenakan minimnya pembeli.
“Sudah jadi rutinitas sepertinya menjelang hari raya. Pada naik harga, kami juga kerepotan karena tak laku jualan kami,” ujar Syahrul, pedagang daging di pasar Fanindo.
Dirinya meminta agar masyarakat tidka berpikir jika harga naik, pedagang akan mendapatkan untung besar.
“Kami jual mahal karena beli dari pemasok juga mahal,” jelasnya.(eja)
