batampos.co.id – Janur kepala yang laris manis di beberapa pasar di Kota Batam. Pasalnya masyarakat mulai berburu keperluan lebaran salah satunya janur kelapa yang akan dirangkai menjadi ketupat.
Dari pantauan batampos.co.id pada Minggu (2/6/2019) di sejumlah pasar di Batuaji dan Sagulung, penjualan janur dengan berbagai ukuran mulai menjamur.

Elis, penjual janur di pasar Fanindo, Batuaji, mengatakan janur-janur tersebut didatangkan dari luar Kota Batam. Seperti Kota Medan, Sumatera Utara dan Tanjungbatu, Kabupaten Karimun.
“Harganya bervariasi mulai Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per keping,” katanya. Pembeli lanjutnya bukan hanya mereka yang ingin membuat ketupat untuk keluarga, tapi ada juga masyarakat yang ingin mendapat keuntungan tersendiri untuk dijadikan rakitan ketupat sehingga bisa dijual lagi.
“Banyak juga yang beli borongan untuk dijadikan bentuk ketupat biar dijual lagi. Kami layani semua karena memang kami tak jual ketupat jadi. Kami jual janurnya saja,” ujarnya.
Menurutnya, harga jual janur hingga Rp 20 ribu per keping diakui Elis, tidaklah rugi bagi mereka yang ingin merakit ketupat untuk dijual lagi. Sebab satu janur bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan ketupat.
Indrianti, warga Marina misalkan, memborong 20 batang janur agar bisa diolah jadi kerangka ketupat. Kerangka ketupat itu nantinya akan dijualnya di sekitar tempat tinggalnya.
“Iya mau buat ketupat biar dijual lagi. Banyak yang pesan makanya saya beli banyak janur ini. Lumayanlah buat nambah-nambah jajan anak,” ujar ibu dua anak tersebut.(eja)
