Kamis, 29 Januari 2026

Singapura Butuh Jaringan 5G yang Aman

Berita Terkait

batampos.co.id – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyebutkan bahwa negaranya membutuh-kan jaringan 5G yang aman untuk menunjang performa telekomunikasi dan teknologi di zaman modern ini. Hal ini ia sampaikan saat pidatop pembukaan acara Asia Security Summit ke-18 di Shangri-La Hotel, Jumat (31/5) lalu.

Pertemuan dan dialog keamanan kawasan Asia ini sendiri akan berlangsung hingga Minggu (2/6) hari ini.

”Singapura membutuhkan jaringan yang aman dan dapat dipercaya. Meskipun dimana-mana sistem akan memiliki kerentanan,” ujar PM Lee.

Dalam pidato itu, Lee juga menyempatkan menjawabsesi tanya jawab. Dimana dia ditanya terkait pandangannya mengenai Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad tentang Huawei, raksasa teknologi Tiongkok yang baru-baru ini menjadi daftar hitam perdagangan di Amerika Serikat. Pertanyaan itu diajukan Shawn Ho, Peneliti Sekolah Tinggi S Rajaratnam di Universitas Teknologi Nanyang.

ilustrasi

Menjawabnya, PM Lee menyebutkan, Perdana Menteri Malaysia telah mengatakan bahwa Malaysia akan berusaha memanfaatkan teknologi Huawei sebanyak mungkin.

“Kami berkonsultasi dengan indus-tri, kami berkonsultasi dengan regulator yang ramah dan kami akan mengambil keputusan ini pada waktunya. Tapi apa yang diperta-ruhkan dalam diskusi 5G ini? Untuk memiliki jaringan telekomunikasi yang aman,” kata Lee.

Dia menyebutkan, sistem telekomunikasi sangat kompleks dan bertingkat. Terbaru adalah 5G setelah 4G.

”Kami ingin sistem telekomunikasi tangguh karena itu adalah tulang punggung ekonomi. Jadi, harus dipastikan aman dan data-data negara tak bocor,” ujarnya. (*)

Update