Kamis, 16 April 2026

Pemko Batam Terus Dorong Perbaikan Jasa dan Industri

Berita Terkait

batampos.co.id – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan bahwa daerah yang dipimpinnya ini tidak memiliki sumber daya alam (SDA) seperti daerah lain yang bisa mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Karena itu, untuk mengatasi kekurangan tersebut, pihaknya mengoptimalkan sektor jasa dan industri.

Pihaknya saat ini terus berbenah menjadikan Kota Batam sebagai kota pariwisata kelas internasional dengan kelengkapan fasilitas yang terus diupayakan.

Pemko Batam tidak hanya membiayai pembangunan infrastruktur jalan dalam beberap tahun belakangan, namun juga terus berupaya meningkatkan pengembangan destinasi pariwisata, termasuk melalui kerja sama dengan kementerian terkait.

Pulau Putri

 

Salah satunya adalah pengembangan Pulau Putri di Kecamatan Nongsa yang akan dijadikan wisata pulau. Pembangunan pulau yang berbatasan dengan negara tetangga Singapura itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan telah selesai pada akhir 2018 lalu.

Saat ini Pemko Batam tengah memberikan sentuhan akhir kawasan ini sebelum nantinya diresmikan menjadi destinasi baru di Batam. Meskipun belum sepenuhnya selesai, sudahh banyak masyarakat yang berkunjung ke pulau ini.

Selain itu, sektor jasa pariwisata lain, seperti Kebun Raya Batam (KRB) juga telah selesai dibangun, Jembatan 1 Barelang juga terus dibenahi dengan penambahan fasilitas ramah anak di kawasan Dendang Melayu hingga ke bawah jembatan yang menjadi ikon pariwisata visi menjadi bandar dunia madani ini.

“Kotanya harus kita indahkan, Batam tidak punya hasil bumi, adanya jasa dan industri, makannya kita bangun batam untuk meningkatkan pendapatan,” kata Rudi ketika safari Ramadan di Masjid Al-Istiqomah Kecamatan Bengkong pada Minggu (2/6/2019).

Pemkot Batam, lanjut Rudi, tidak berhenti hanya pada pengembangan jasa pariwisata saja, namun juga terus mengupayakan perbaikan pada sektor industri yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi untuk Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) secara umum.

Dukungan dari pemerintah pusat diyakininya akan membuat iklim investasi di Batam akan kembali bergairah. Melalui serangkaian penyerderhanaan perizinan, menghlangkan dualisme kepemimpinan, dan terobosan yang akan segera diterapkan.(bbi)

Update