batampos.co.id – Rumah Zakat (RZ) Perwakilan Provinsi Kepri menyalurkan paket ”Ramadan Berdaya” kepada 25 loper dan pengecer Batam Pos, Senin (3/6/2019).
Kepala Kantor Perwakilan Rumah Zakat Provinsi Kepri, Muhammad Isa, mengatakan, masing-masing paket berisi kain sarung, tupperware lengkap dengan tempat kue, sirup, minyak goreng, beras, dan gula.
”Plus masing-masing paket berisi uang saku Rp 150 ribu, semoga dengan uang tersebut bisa dipakai untuk menyambut Lebaran,” ujarnya saat menyerahkan paket secara simbolis yang diterima Direktur Batam Pos, Guntur Marchista Sunan, di kantor Batam Pos.
Muhammad Isa menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Batam Pos untuk menyukseskan program-program Rumah Zakat. Menurutnya, ada empat program dengan tema ”Ramadan Berjaya” tahun ini, yang dilakukan Rumah Zakat.

Pertama, berbagi buka puasa yakni telah menyalurkan 3.348 paket buka puasa ke masjid-masjid, musala-musala, dan panti-panti di 11 wilayah di Kota Batam yang jarang mendapatkan bantuan dari masyarakat.
Kedua, program kado Lebaran kepada anak yatim yang saat ini telah disebarkan 324 paket. ”Dari 324 paket tersebut, lima paket telah disebarkan ke anak yatim rekanan Batam Pos. Isi kado lebaran ini tas sekolah, alat tulis, buku, dan makanan,” katanya.
Ketiga, bingkisan Lebaran keluarga yang saat ini telah disebarkan 200 paket. Keempat, Ramadan berdaya yakni menyalurkan paket kepada janda yang berisi kain sarung, tupperware lengkap tempat kue, sirup, minyak goreng, beras, dan gula plus uang Rp 150 ribu.
”Program Ramadan berdaya ini sudah disalurkan 73 paket, di antaranya 25 paket untuk loper dan pengecer Batam Pos,” ujarnya lagi. Di luar program di atas, Rumah Zakat memiliki program Ramadan bebas utang yakni membantu masyarakat fakir miskin yang terlilit utang.
”Saat ini sudah tersalurkan Rp 7 juta. Utangnya dilunasi, fakir miskin tersebut tak perlu membayarnya ke Rumah Zakat,” ujarnya. Program lainnya yaitu pendidikan beasiswa bagi anak tak mampu dan pendampingan usaha bagi janda-janda produktif usia 40 tahun ke bawah.
”Dalam pendampingan ini, Rumah Zakat tak memberikan uang tapi apa yang dibutuhkan. Kemudian dibeli lalu didampingi sampai berhasil mandiri,” katanya. Direktur Batam Pos, Guntur Marchista Sunan, menyebutkan, Batam Pos mendukung program-program Rumah Zakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
”Kalau ada kegiatan yang bisa dikerjasamakan, kita kerjasamakan. Kalau ada event Batam Pos, kami akan kasih stand untuk Rumah Zakat,” ujar Guntur.
Hal yang senada dikatakan Agus Triono. Diungkapkannya, program ambulans gratis yang diadakan Rumah Zakat merupakan program kerja sama dengan Batam Pos. ”Intinya, Batam Pos siap memberikan support kegiatan Rumah Zakat,” ujar Agus.
Rusnawati, pengecer Batam Pos di Simpang Frengki mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat dan Batam Pos. Rusnawati yang di Kampung Pisang dekat DC Mall itu, mengatakan menjadi loper koran Batam Pos untuk menopang hidup dan menafkahi delapan orang anaknya.
”Terima kasih atas bantuan ini, semoga Batam Pos bertambah jaya. Kalau Batam Pos bertambah jaya, kami juga ikut merasakannya,” ujar Rusnawati. Hidup di Kota Batam dengan delapan orang anak tanpa suami, kata Rusnawati, merupakan beban berat baginya.
Salah satu cara menopang hidup dengan pekerjaan halal tanpa keahlian khusus yakni berjualan koran.(ash)
