batampos.co.id – Gas LPG 3 Kg di Kecamatan Galang, Kota Batam langka. Kelangkaan sudah dirasakan masyarakat sejak sebelum lebaran.

Sasmita, salah seorang pedagang di kawasan Galang, yang menyediakan gas melon menuturkan, terhitung sejak tiga hari menjelang lebaran pasokan gas ke warungnya sudah tidak ada lagi.

“Padahal biasanya selalu ada suplai gas sebelum gas di warung habis,” katanya kepada batampos.co.id, Jumat (7/6/2019).

Menurutnya, kondisi itu mengakibatkan warga yang biasanya membeli gas di tempatnya harus mencari di tempat lain. Hasilnya sama, di beberapa warung lain juga tidak memiliki stok gas yang mencukupi.

ilustrasi

“Terakhir Senin (Senin (2/6/2019) diantar, mana cukup lagi kalau sampai sekarang tidak diantar. Sekarang sudah tiga hari lewat lebaran,” katanya.

Menurutnya, kelangkaan gas terjadi dikarenakan aktivitas masak memasak warga sekitar meningkat, membuat stok gas di tempatnya cepat habis.

“Biasanya mampu bertahan sekitar empat hari, saat ini hanya dua hari setelah disuplai stok gas sudah habis,” jelasnya.

Salah seorang warga di kawasan wisata Pantai Melayu, Rempang Cate, Julita, mengatakan, telah mendatangi sejumlah warung untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Namun dari empat warung yang ia datangi di sekitar Kelurahan Rempang Cate, dan Sembulang, tidak satupun yang memiliki stok gas melon ini.

“Ini (kelangkaan) cukup merepotkan, karena pada momen lebaran kebutuhan gas untuk memasak jauh lebih tinggi dibanding hari biasa. Kalau dalam satu atau dua hari ini tak ada pasokan gas, makin susah kita (warga Galang),” kata Julita.(bbi)