batampos.co.id – Terhitung hari Minggu (9/6/2019) aliran air bersih ke pelanggan distop.

Hal itu disebabkan pasokan air dalam waduk utama mengering.



Belum dapat dipastikan kapan suplai air ke pelanggan akan mormal kembali. Yang pasti saat ini kondisi waduk kering dan cukup memprihatinkan.

Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Karimun cabang Tanjungbatu terpaksa melakukan langkah ini sebab waduk yang mereka kelola di Tempan, Desa Lubuk mengering.

Hal itu disampaikan Arman pelaksana tugas kepala cabang PDAM Tirta Karimun Tanjungbatu kepada batampos.co.id Sabtu (8/6/2019).

Lebih lanjut dikatakan sepekan yang lalu sudah ia sampaikan pada pelanggan jika kondiai air dalam waduk utama kering.

Kondisi waduk PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu di Tempan desa Lubuk mengering, suplai air ke pelanggan dihentikan

Bahkan menjelang lebaran kemarin suplai air dihentikan. Namun dalam beberapa hari sempat turun hujan.

“Sehingga air masih bisa kami suplai,” ujarnya.

“Kami mohon maaf atas kurang nyaman pelayanan hal itu disebabkan terjadinya penyusutan debit air baku di waduk tempan, makanya mulai hari Minggu (9/6/2019) suplai air ke pelanggan dihentikan sementara,” tegasnya

Dikatakan suplai air akan dioperasikan kembali jika debit air baku di waduk tempan sudah mencukupi. Diakuinya selama ini kita mengandalkan turun hujan, sehingga jika musim kemarau air dalam waduk mengering. Sebenarnya lokasi waduk cukup besar dan luas sehingga saat musim hujan dapat menampung bayak air. Tapi saat masuk musim hujan waduk bisa kering seperti sekarang ini. (ims)

Loading...