batampos.co.id – Hari pertama kerja setelah libur panjang selalu diwarnai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja. Tak terkecuali libur 10 hari pasca Idulfitri 1440 Hijriah.

Dari laporan pemimpin upacara yang juga Kepala Bidang Perizinan Pembangunan, Lingkungan Hidup dan Utilitas, Tedy Nuh, Senin (10/6/2019) dari total ASN sebanyak 3.349 orang, yang hadir hanya 2.934 orang.

Dengan kata lain, yang tidak hadir 415 orang. Ditanyai soal sanksi, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya akan mendengar dulu alasan para ASN yang bolos tersebut.

Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninggalkan lapangan usai mengikuti apel gabungan jajaran Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Misal, kalau kapal RoRo dari Tanjung Uban ke sini tertahan sekitar 50 orang sampai 100 orang, kan belum diketahui, maka kita lihat alasannya,” kata Rudi.

Ia menegaskan, jika ketidakhadiran para ASN tidak beralasan atau sengaja tidak masuk, tentu akan mendapat sanksi berupa tindakan disiplin dan administrasi. “Nanti sekda yang kasih sanksi, kan sudah ada aturan masing-masing,” ucap dia.

Apel kali ini juga diiringi kegiatan halal bil halal pasca Lebaran seluruh pegawai Pemko Batam. Menurut dia, seperti biasa bulan Syawal momen saling memaafkan.

“Yang namanya pimpinan sering buat kebijakan tapi kadang anak buah tidak bisa menerima. Namanya manusia sering khilaf,” ujarnya.

Ia berharap, lewat momentum ini pegawai dapat meningkatkan kemampuan dan semakin semangat dalam mengabdi untuk kemajuan Batam dan masyarakat.

“Dari dulu harapan kita tidak berubah bagaimana mempercepat pembangunan batam, baik pembangunan manusia maupun fisik di Kota Batam itu sendiri,” imbuhnya.(iza)

Loading...