batampos.co.id – Harga komoditas pangan, khususnya cabai di Kota Batam belum berada di kondisi normal. Meskipun saat ini sudah beberapa hari melewati momen lebaran 1440 Hijriyah. Hingga Senin (10/6/2019) hari ini, harga cabe masih berada di angka Rp 90 ribu per kilogram.
Kondisi ini memang sudah lebih baik dibanding pada dua hari sebelumnya, dimana pada Sabtu (8/6/2019) lalu harga cabai Setan di pasar Botania 1 mencapai angka Rp 200 ribu per kilogramnya.
Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, memberitahukan dua penyebab mengapa harga cabai melonjak. Kedua sebab itu adalah tidak adanya penjual dan distribusi cabai dari luar daerah yang terhambat.

Perihal tidak ada adanya penjual cabai di sejumlah pasar, lanjut Gustian, memang berkaitan erat dengan momen libur lebaran ini.
Sejumlah pedagang yang biasanya berdagang, memilih menutup kiosnya untuk menikmati momen lebaran bersama keluarga.
“Sehari sebelum lebaran kita datangi beberapa pasar, ada di Mitra Raya, Taman Raya, dan Botania, hasilnya memang sedikit sekali pedagang yang buka. Tidak ada pedagang ini masalahnya,” kata Gustian ketika ditemui di halaman Gedung DPRD Kota Batam, Batam Centre, pada Senin (10/6/2019).
Terhambatnya proses distribusi yang menjadi sebab selanjutnya, tutur Gustian lagi, juga tidak bisa dipisahkan dengan aktivitas arus mudik masyarakat menggunakan kapal laut.
Pergeseran moda transportasi mudik yang sebelumnya menggunakan pesawat ke kapal laut, membuat jatah untuk barang yang berasal dari luar kota menjadi berkurang.
Kondisi tersebut, diakui Gustian tidak bisa dihindarkan. Pihaknya terpaksa memakluminya, walaupun akhirnya menimbulkan gejolak atas peningkatan harga cabe secara signifikan.
“Biasanya kita pakai kapal barang, sekarang ini banyak yang mudik dengan kapal, sehingga yang diutamakan penumpang,” kata Gustian.
Lebih jauh, Disperindag sebenarnya sudah mengantisipasi ancaman kenaikan harga pangan pada momen libur lebaran ini. Dengan menyediakan stok cabe yang mencukupi untuk masyarakat Batam hingga akhir periode libur lebaran ini.
Akan tetapi, Gustian tidak menjelaskan lebih detil berapa stok pangan, khususnya cabe yang disiapkan untuk lebaran 2019 ini.(bbi)
