Kamis, 9 April 2026

Harga Cabai di Kota Batam Merah Masih “Pedas”

Berita Terkait

batampos.co.id – Harga cabai mulai turun di beberapa pasar di Kota Batam. Namun begitu harganya masih dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan harga normal.

Dari pantauan batampos.co.id di Pasar Pujabahari, Jodoh, harga cabai merah yang sebelumnya dijual Rp 140 ribu per kilogram (kg) kini turun menjadi Rp 90 ribu per kg.

Demikian juga dengan harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 150 ribu kini dijual Rp 80 ribu per kg. Sedangkan harga cabai setan yang sebelumnya dijual Rp 150 ribu turun menjadi Rp 90 ribu per kg.

Harga cabai merah di Kota Batam masih tinggi. Hal itu dikarenakan pasokan dari distributor minim dan tingginya biaya pengiriman. Foto: Rani/ batampos.co.id

Meski terjadi penurunan, namun harga tersebut masih lebih tinggi jika dibandingan dengan harga normalnya yakni Rp 30-35 ribu per kg.

Hasan, penjual sayur di pasar Pujabahari mengatakan, tingginya harga ketiga jenis cabai dikarenakan pasokan dari daerah penghasil masih sedikit. “Barang sedikit. Belum ada barang masuk, ” katanya, Senin (10/6/2019).

Selain pasokan berkurang, tingginya harga sewa kargo juga membuat barang tersebut mahal. “Cabai ada yang dari Jawa juga dari Medan. Mahal biaya kirimnya, ” ujarnya.

Tak hanya cabai, harga sayuran hijau seperti Sawi juga masih meroket. Sawi yang didatangkan dari Tanjungpinang tersebut dijual Rp 20 ribu per kg. Padahal harga normalnya kisaran Rp 10-12 ribu per kg.

Misnah, pedagang sayur mengaku tingginya harga tersebut disebabkan barang yang masuk ke Batam masih sedikit. “Saya cuman dapat satu keranjang saja. Barangnya nggak ada,” jelasnya.

Demikian juga dengan harga ayam segar juga masih tergolong mahal. Di pasar Pujabahari harga ayam masih dijual kisaran Rp 38-39 ribu per kg. “Harga belum turun. Mungkin masih suasana Lebaran, ” ujar Ramli, salah seorang penjual daging. (une)

Update