batampos.co.id – Jalan Diponegoro, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, kerap mendapatkan perhatian dari masyarakat. Bukan karena ruas jalan yang bagus, tapi karena ruas jalan tersebut kerap menelan korban jiwa. Berikut fakta-fakta Jalan Diponegoro Kota Batam.

Rambu peringatan terpasang di Jalan Diponegoro yang menghubungkan Kecamatan Sekupang dan Batuaji, Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

1. Jalan Penghubung Menuju Kawasan Kecamatan Batuaji dan Sekupang

Ruas jalan ini banyak dilalui pengendara baik roda dua dan empat karena menghubungkan dua kawasan yaitu kecamatan Batuaji dan Sekupang. Karena itu pula ruas jalan tersebut kerap dipenuhi para pengendara dari dua kecamatan tersebut saat jam-jam sibuk.

2. Rawan Kecelakaan

Di ruas Jalan Diponegoro kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Tidak jarang korbannya meninggal dunia di lokasi kejadian. Bahkan pada Sabtu (18/5/2019) lalu terjadi dua kecelakaan lalu lintas yang juga menelan korban jiwa.

3. Ruas Jalan Kerap Rusak

Karena menghubungkan dua kawasan badan Jalan Diponegoro kerap mengalami kerusakan. Selain dilalui kendaraan roda dua dan empat, ruas jalan tersebut juga kerap dilintasi truk-truk besar dan trailer yang mengangkut barang ke kawasan industri di Tanjunguncang, Batuaji.

4. Proyek Pembangunan Dua Jalur Terhalang Pemukiman Liar

Pengerjaan jalan dua jalur di Jalan Diponegoro sekitaran Seitemiang, Kota Batam, terhalang pemukiman liar yang berada di area tersebut. Hingga saat ini pembangunan masih sebatas penggalian ruas jalan baru untuk jalur Batuaji-Sekupang.(esa)