batampos.co.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) kembali melanda Kabupaten Natuna. Kasus ini mulai muncul kembali.

Menurut informasi di lapangan, bulan Mei lalu sekitar 10 warga terserang DBD dan menjalani perawatan di Puskesmas Ranai. Belum lagi pasien sama yang dirawat di RUSD Natuna.

Kasus DBD ini sejak bulan Februari lalu menyerang tiga warga di sekitar Ranai. Menyusul kasus serupa di Kecamatan Serasan dimana lima warga terserang DBD. Bahkan sebelumnya Dinas Kesehatan sempat mengklaim tidak ditemukan kasus DBD.


ilustrasi

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemkab Natuna, Hikmat Aliansyah membenarkan kasus DBD saat ini bertambah sejak Maret lalu. Namun, pihaknya belum memiliki data pasti jumlah pasien yang terkena.

Dikatakan Hikmat, saat ini kebanyakan pasien DBD berasal dari sekitar wilayah Ranai. Pasien tidak hanya dirawat di puskesmas, juga dirawat di rumah sakit.

”Sejak bulan Maret kasus DBD meningkat. Datanya akan segera ditelusuri di RSUD,” kata Hikmat, belum lama ini.

Munculnya kasus DBD ini katanya, karena kondisi lingkungan yang tidak sehat. Di mana terdapat tempat-tempat menampung genangan air hujan, seperti plastik bekas.

”Namun belum ada kasus meninggal dunia karena DBD,” ujarnya. (arn)

Loading...