batampos.co.id – Jumlah pendatang baru dari luar Kota Batam terus meningkat dan senada dengan lowongan pekerjaan yang diperkirakan akan semakin bertambah karena sejumlah perusahaan baru di Batam akan mulai beroperasi.

Contohnya Pegatron dari Taiwan yang buka pabrik di Batamindo akan membutuhkan 1.000 tenaga kerja.

“Mereka tengah melakukan proses testing dan comminioting. Tapi sekarang pun, akan segera memulai perekrutan,” kata Manager General Affair Batamindo, Tjaw Hoeing di Wisma Batamindo, Rabu (12/6/2019).


Ratusan pencari kerja memadati Community Centre (CC) Batamindo, Mukakuning, Kota Batam. Foto: Azis Maulana/batampos.co.id

Sedangkan perusahaan baru lain seperti Maruho dari Jepang dan Simatelex dari Hongkong sudah mulai perekrutan karyawan. Loker memang akan terus diburu mengingat jumlah pendatang baru dari luar Batam semakin banyak.

Pantauan Batam Pos, ratusan pencari kerja memadati Mall Purpose Hall (MPH) di Batamindo, Alcon Ciba Vision dan Patlite buka lowongan kerja.

Ratusan pencari kerja itu membawa kelengkapan dokumen administrasi yang hanya diterima oleh dua pegawai perusahaan. Sehingga tidak heran, antriannya sangat panjang sekali.

Khusus untuk Alcon, hanya menerima karyawan wanita. Telapak tangannya juga harus diraba dulu oleh pegawai yang menerima dokumen administrasi.

Salah seorang sekuriti menjelaskan kalau hal itu diperlukan untuk melihat apakah tangannya gampang berkeringat atau tidak.

Alcon memproduksi optik dan lensa. Karena merupakan produk yang sensitif, maka para karyawan harus menggunakan sarung tangan karet.

“Jika tangan gampang berkeringat, maka ketika pakai sarung tangan akan gatal-gatal. Dan itu akan mengganggu proses produksi,” katanya.

Banyaknya perusahaan merekrut karyawan baru ini memang menjadi angin segar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) di Batam.

Ini menandakan, industri di Batam mulai hidup kembali. “Alhamdulillah, seminggu ini lowongan pekerjaan selalu ada,” ujar Risma, pencaker asal Padang Pariaman.

Risma yang sudah lolos seleksi berkas berharap bisa diterima di PT Alcon Ciba Vision. “Saya selalu lolos berkas, tapi pas wawancara selalu gagal. Semoga lolos lah,” harapnya.

Hal senada disampaikan Halimah, pencaker asal Aceh. Ia berharap perusahaan di Kota Batam membuka lowongan sebanyak-banyaknya.

“Semoga lowongan ada setiap hari dan kami bisa bekerja dan tak menganggur lebih lama,” ujarnya.

Namun bagi pencaker pria, kondisi saat ini tidak cukup menguntungkan. Sebab sebagian besar perusahaan memprioritaskan pekerja wanita.

“Kami yang laki-laki susah kali cari kerja. 80 persen perusahaan minta karyawan yang cewek semua,” kata Angga, pencaker asal Palembang.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi mengatakan salah satu perusahaan yang melakukan ekspansi terbesar yakni PT Infineon Tecnologies Batam. yang merupakan joint venture antara Jerman, Malaysia, Singapura dan Hongkong.

Perusahaan industri semikonduktor dan komponen elektronik ini berinvestasi sebesar Rp 884 miliar dan akan merekrut 1.000 tenaga kerja.

Berikutnya, PT Siix Electronics Indonesia dari Jepang akan berinvestasi sebesar Rp 689 miliar dan akan merekrut 100 tenaga kerja. Siix bergerak di bidang industri barang dan peralatan teknik.

Lalu ada PT NOK Asia Batam dari Singapura. Industri barang dari karet ini berekspansi senilai Rp 96,5 miliar dan akan merekrut 50 tenaga kerja.

Kemudian, PT Rubycon Indonesia dari Jepang yang bergerak di bidang industri semi konduktor dan komponen elektronik akan berinvestasi Rp 89 miliar dan akan merekrut 250 orang tenaga kerja.

Selanjutnya, ada PT Excelitas Technologies Batam dari Singapura yang juga bergerak di bidang industri semi konduktor dan komponen elektronik akan berinvestasi Rp 29 miliar dan akan merekrut 140 tenaga kerja.

Terakhir PT Alcon Ciba Vision yang bergerak bidang industri lensa kontak. Perusahaan joint venture sejumlah negara Asia, Eropa dan Amerika ini akan ekspansi senilai Rp 11,9 miliar dan akan merekrut 184 orang tenaga kerja.(leo)

Loading...