batampos.co.id – Beberapa tokoh masyarakat mendesak agar Muhammad Rudi maju kembali di pemilihan wali kota (Pilwako) Batam 2020. Rudi dinilai cukup berhasil membangun Kota Batam selama masa kepemimpinannya bersama Amsakar Achmad. Namun, siapa figur yang tepat untuk dijadikan wakilnya?

Dari pantauan Batam Pos, beberapa hari ini sudah beredar beberapa nama yang dijagokan sebagai bakal calon wakil wali kota Batam yang akan mendampingi Rudi di Pilwako Batam 2020. Dari beberapa nama tersebut, kabarnya sudah ada yang masuk dalam pertimbangan Rudi.

Dari unsur birokrat ada Amsakar Achmad, yang tak lain wakil wali kota Batam saat ini. Ada juga Jefridin yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah Kota Batam.
Sejumlah nama dari kalangan politikus juga bermunculan.


Di antaranya politisi Partai Ge­rin­dra Iman Sutiawan, politisi Golkar Ruslan Ali Wasyim, dan Zainal Abidin. Dari kalangan pengusaha muncul nama Kamsa Bakri dan M Al Ichsan.

Sedangkan wajah baru dari unsur profesional adalah Candra Ibrahim, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri.

Para calon wakil wali kota Batam yang dijagokan untuk mendampingi petahana, Muhammad Rudi.

Siapakah nanti yang akan dipilih Rudi? Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Rudi. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, Rudi selalu memilih kandidat yang banyak didukung masyarakat.

 

Masyarakat memang menentukan. Sebab, sejatinya baik wali kota dan wakilnya adalah ‘pelayan’ masyarakat. Syarat kedua, tentu yang bisa diajak kerja sama.

Menyambung tentang siapa figur yang cocok mendampingi Rudi, Batam Pos mencoba mewawancara beberapa tokoh untuk diminta pendapatnya.

Salah satunya Ketua Rumpun Khasanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail.
“Kami melihat dalam hal ini profesional saja. Siapapun yang mendampinginya asal tak bermasalah secara hukum, semua layak. Sebab, Rudi sudah banyak berbuat untuk Batam. Beliau sudah teruji di Batam,” ujarnya.

Machmur menilai, Batam sangat memerlukan Rudi karena ada rangkap jabatan ex officio yang memerlukan kerja kerasnya. Senada dengan Machmur, bagi Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Kepri Gani Lasya, salah satu figur yang pas mendampingi Rudi haruslah tokoh muda.

“Ya, kira-kira seimbanglah semangat anak muda. Meskipun masih ada segi yang harus dilihat lagi yaitu pendukung, kapabilitas, dan kecocokan,” ujarnya.

Sebangun dengan narasumber sebelumnya, Ketua Perhimpunan Zuriat Raja Riau Lingga di Kota Batam, Raja Abdul Gani, menjelaskan sosok Rudi cukup kuat dan mengakar di Batam. Maka itu harus dipertahankan satu periode lagi.

Sementara itu, Rudi sendiri mengaku mengikuti isu-isu politik menjelang Pilwako Batam 2020. Termasuk perbincangan seputar bakal calon wakil wali kota Batam yang akan mendampinginya. Namun dia enggan menanggapi.

“Pilkada kan masih lama, tahun depan. Kita fokus kerja dulu, menyelesaikan persoalan Batam,” kata Rudi, pada wartawan, Rabu (12/6/2019).

Rudi juga enggan berkomentar banyak saat disinggung apakah akan kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Batam atau Gubernur Kepri. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

Jika hasil kerjanya selama lima tahun dinilai berhasil dan sesuai harapan masyarakat, tentu dengan sendirinya akan dipercaya lagi oleh masyarakat untuk memimpin Batam.
Yang jadi fokusnya saat ini, katanya, adalah membangun Batam sebagai kota yang maju dan madani.

Itu sebabnya, di akhir masa jabatannya ini pihaknya ingin menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang dijanjikannya saat kampanye terdahulu.
“Kalau dipercaya lagi oleh masyarakat kenapa tidak, pasti akan saya lanjutkan,” katanya. (*)

Loading...