batampos.co.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Badan Pengusahaan (BP) Batam Tahun 2018 di Auditorium BPK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Laporan hasil pemeriksaan tersebut merupakan capaian ketiga BP Batam mendapatkan opini WTP yang diserahkan langsung Anggota 5 BPK RI, Isma Yatun kepada Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady.

Anggota 5 BPK RI, Isma Yatun menyampaikan tahun 2018 merupakan tahun keempat penerapan akuntansi berbasis akrual.


“Laporan Keuangan berbasis akrual membuat pertanggungjawab pelaksanaan APBN lebih transparan, akuntabel, dan memberi manfaat lebih,” ujarnya.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady menerima penghargaan WTP dari Anggota 5 BPK RI, Isma Yatun. Foto: Humas BP Batam

Dia menyebutkan, dalam skala nasional hanya ada tujuh lembaga BLU dengan Laporan Keuangan Pemeirntah Pusat (LKPP) di Lingkungan AKN V yang meraih Opini WTP sebagaimana tahun sebelumnya.

Di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, BNPP, BPWS, BPKS, BP Batam, dan BPKH.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady, mengatakan BP Batam sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan opini WTP. Hal itu lanjutnya merupakan suatu prestasi yang sangat luar biasa berkualitas dalam pengelolaan keuangan negara.

“Terima kasih dan apresiasi kepada teman-teman yang terlibat serta telah menjaga tata kelola yang baik di bidang keuangan,” ujarnya.

Ia berharap semoga kedepan, BP Batam tetap bisa menjaga kualitas tata kelola keuangan negara. “Sesuai dengan misi kita seperti “bila kita diberi 1 dollar oleh negara, kita harus bisa kembalikan 300 dollar” tambahnya.

Turut hadir dalam pemberian penghargaan tersebut Menteri Agama, Lukman, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Deputi Bidang Administrasi dan Umum BP Batam, Purwiyanto dan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo serta perwakilan dari Kementerian, Lembaga, Badan Lainnya.(*)

Loading...