batampos.co.id – Bagi Sarah, 27, warga Bengkong Sarmen ada satu titik yang ia sukai di sudut Batam, sebuah pantai tak jauh dri lokasi Ocarina, saat ini.

“Dulu pantainya bagus, pasirnya halus dan putih, jadi tempat berkumpul anak-anak,” kata Sarah.

Ia, dulu, menjadikan kawasan pantai berpasir putih yang telah hilang tersebut tempat nongkrong bersama kawan-kawannya.


Di kawasan pantai ini, ia yang sekitar tahun 2006 lalu masih duduk di bangku SMP sudah sering bermain di kawasan ini sepulang sekolah. Pada saat akhir pekan, pantai tersebut juga ramai didatangi pengunjung, khususnya masyarakat dari wilayah Bengkong Sadai yang memang dekat dengan kawasan ini.

Mereka bermain di pantainya, memancing, atau hanya sekedar duduk-duduk di bawah pohon menikmati suasana pantai.

Bagi Sarah, pantai ini memiliki kesan tersendiri. Kawasan yang selalu ia datangi hingga ia SMA. Ia dan teman-temannya biasanya menghabiskan waktu untuk sekadar bermain, melepas kebosanan setelah sejak pagi berada di sekolah.

“Pokoknya kalau mau nongkrong ya di sana, macam-macam kegiatan dibuat, namanya juga anak sekolah. Orang pacaranlah, berenanglah, balap liar juga ada. Masa-masa bandel dulu,” kata Sarah.

Sarah dan teman-temannya, hanya beberapa tahun saja menikmati kawasan alam di bibir Batam ini karena pembangunan. Salah satunya pembangunan kawasan mega wisata yang berada persis di dekat lokasi mereka bermain itu, selain aktivitas reklamasi yang langsung menutup kawasan pantai ini.

Meskipun telah tertimbun, Sarah mengaku masih mengingat secara pasti dimana letak pantai tersebut. Kawasan ini berada diantara kawasan wisata Ocarina dan Pelabuhan Internasional Batam Centre, tepatnya di belakang gedung Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam. Untuk sampai ke sana harus melalui jalan tanah yang agak becek sekitar 500 meter dari jalan raya kawasan Pasir Putih.

Lokasi tersebut, saat ini hanya sesekali dilewati oleh warga yang ingin memancing di bagian ujung kawasan. Mereka biasanya akan berteduh di bawah pepohon yang ada di sepanjang akhir timbunan tanah tersebut.(bbi)

 

Catatan: Punya kenangan tentang titik / tempat yang Anda suka? Silakan kirim ke email: [email protected]

 

Loading...