Rabu, 15 April 2026

50 Pesepeda Singapura Jajal Jalanan Kota Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak 50 peseda dari Singapura menjajal jalanan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sabtu (15/6/2019).

Kepala Dinas Parwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan rombongan pesepeda dari Singapura itu datang ke Kota Batam melalui Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang.

“50 pesepeda dari Singapura ini berwisata olahraga di Batam dengan peralatan yang lengkap,” katanya.

Ardi begitu biasa dia disapa, menyambut baik para tamu dari negara tetangga tersebut. Menurutnya, olahraga memang menjadi satu dari sembilan aktivitas pariwisata yang dikembangkan di Kota Batam.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata bersama 50 pesepda dari Singapura. Para pesepeda asal Singapura itu menjajal jalanan Kota Batam mulai dari Sekupang hingga ke Jembatan I Barelang. Foto: Dinas Pariwisata Kota Batam untuk batampos.co.id

Sport tourism ini sangat berpotensi dikembangkan di Batam. Jalanan Batam yang sudah diperbaiki cocok bagi pesepeda,” jelasnya. Tidak hanya itu, kata Ardi, jalur jalanan di Kota Batam dinilai menantang bagi pesepda dari negara singa tersebut.

“Kita perlu memperbanyak event untuk menarik pehobi olahraga seperti ini,” tuturnya.

Mantan Kepala Bagian Humas Pemko Batam itu mengatakan, selain sepeda, golf juga menarik bagi wisatawan mancanegara. Kota Batam lanjutnya, memiliki banyak lapangan golf yang lokasinya beragam.

Mulai di tengah kota sampai tepi laut. Sehingga menawarkan variasi pilihan bagi para pegolf. “Tentunya wisata bahari yang juga menarik bagi penikmat olahraga air dan bawah laut. Seperti jetski, snorkeling, dan diving,” sebut Ardi.

Pimpinan rombongan pesepeda dari Singapura, Collin., mengatakan para pesepeda yang datang ke Kota Batam kali ini masuk dalam kategori pemula.

“Mereka ini pesepeda newbie (pemula), dengan average speed (kecepatan rata-rata) 20-25 kilometer per jam,” katanya.

Menurutnya, Kota Batam dipilih karena memiliki jalur yang menantang bagi pesepeda. Ada tanjakan dan tikungan yang bervariasi dan tak akan dijumpai di Singapura.

Contour landscape Batam menantang. Jalan rayanya juga sudah semakin lebar,” ujarnya.

Menurutnya, mereka bergerak dari Sekupang menuju jembatan Barelang, melalui Batuaji. Jalur trans Barelang diminati untuk aktivitas bersepeda karena menyuguhkan pemandangan alam yang indah.

“Jadi kami bisa bersepeda sambil menikmati view (pemandangan) di sepanjang jalan Trans Barelang,” terangnya.(nji)

Update