batampos.co.id – Bakri, nelayan asal Pulau Karas, Galang, Kota Batam yang hilang didduga terhantam arus sempat mengeluhkan sakit kepala sebelum berangkat melaut.
Pencarian pria 34 tahun itu terus dilakukan warga bersama tim SAR dan satuan dari Polairud Polda Kepri di sekitar Kampung Karas Darat Pulau. Pencarian juga melibatkan orang pintar di tempat Bakri menetap.
Belum ditemukannya Bakri menjadi duka mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan, terlebih bagi istri dan dua anaknya yang masih kecil.

Syahrizan, sepupu Bakri, menuturkan, mereka berharap Bakri bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga kecilnya.
“Kemungkinan selamat masih ada, kita berharap dia (Bakri) bisa langsung ditemukan,” kata Syahrizan melalui pesan singkat Whatapps (WA) kepada batampos.co.id, Sabtu (16/6/2019).
Kata Bakri, hilangnya Syahrizan, diduga ada kaitannya dengan kondisi kesehatannya yang tidak baik saat akan berangkat melaut.
“Saya mendapatkan informasi dari pihak keluarga, kalau dia sempat mengeluh sakit kepala sesaat sebelum berangkat ke laut,” jelasnya.
Namun Bakri, tetap melanjutkan aktivitasnya mencari nafkah untuk anak dan istrinya. “Tapi saya tidak mengetahui pasti apakah itu (masalah kesehatan-red) yang menyebabkan dia terjatuh dan hilang,” paparnya.(bbi)
