batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menerapkan program pendidikan pra nikah kepada calon pengantin yang akan melakukan pernikahan di kantor urusan agama (KUA).

Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Islam Kemenag Kota Batam, Budi Darmawan, mengatakan, program pendidikan pra nikah diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan calon pengantin dalam menjalani rumah tangga.

“Bimbingan nikah ini harus ada, agar pasangan yang akan menikah tahu seperti apa nantinya hidup berumah tangga. Jadi tak mudah cerai,” ujar Budi kepada batampos.co.id, Sabtu (15/6/2019).

Seorang warga melihat ruangan Balai Nikah yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Batam Center, beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Menurut dia, bimbingan pranikah dilakukan satu atau beberapa minggu sebelum pernikahan dilangsungkan. Bimbingan lanjutnya tidak hanya dilakukan di Kemenang, namun juga di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Program ini memang dari Kemanag, hanya saja dana untuk bimbingan terbatas. Sehingga tidak semua (calon pengantin) bisa ikut bimbingan,” jelasnya.

Proses pelaksanaan bimbingan pranikah lanjutnya, dilakukan dengan memberikan materi Undang-Undang perkawinan dan agama.

Kemudian ketentuan dalam pernikahan, kesehatan ibu hamil dan kesehatan reproduksi, serta materi tentang penyuluhan KB dan materi keluarga sakinah.

“Materi diberikan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan problem solving,” ujarnya.

Menurutnya, terbinanya kehidupan rumah tangga sangat bergantung pada pembekalan awal sebelum calon pengantin melangsungkan pernikahan.(she)