batampos.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Kota Batam optimis persoalan sampah dapat diselesaikan secepatnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Faisal Novrico, mengatakan petugas dengan armada dengan kekuatan penuh terus bekerja untuk menyesaikan tumpukan sampah. Baik di perumahan warga maupun yang menumpuk di tepi jalan utama di Kota Batam.

“Semoga secepatnya diselesaikan. Sampah meningkat hingga empat kali lipat dan itu yang dihasilkan sejak Lebaran yang agak tersendat,” ujarnya, Senin (17/6/2019).

Kata Faisal, penumpukan sampah terjadi bukan hanya karena terbatasnya petugas ataupun armada, tapi juga disebabkan sampah yang dihasilkan terlalu banyak.

Spanduk imbauan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam mengenai larangan membuang sampah sembarangan. Foto: Eja/batampos.co.id

Bahkan kata dia, petugas kebersihan tetap bekerja penuh waktu sejak Lebaran. Namun tonase sampah yang dihasil sangat banyak, sehingga sulit dibersihkan dalam waktu yang bersamaan.

Baca Juga: Warga Perumahan Rhabayu Regency Gotong Royong Angkut Sampah

“Armada pengakut sampah dalam satu wilayah tidak fokus hanya satu atau dua TPS saja tapi juga harus angkut ke TPS-TPS lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, saat petugas menyelesaikan satu TPS dan beralih ke TPS lain, maka TPS yang ditinggalkan akan kembali dipenuhi sampah dalam hitungan jam saja.

“Itulah yang terjadi selama ini. Agak kewalahan juga, tapi tetap akan kami bereskan, secepatnya,” ujar Faisal.

Kata dia, untuk menyelesaikan persoalan sampah itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan ataupun sembarangan tempat.

“Cukup letakan dalam tempat sampah di depan rumah sebab armada penjemput sampah ke dalam perumahan tetap bekerja normal,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Perumahan Rhabayu Regency Gotong Royong Angkut Sampah

Karena kata dia, armada yang menjemput ke dalam rumah bukan saja mobil bak terbuka kecil, tapi juga truk yang berukuran besar.

“Jika kondisi jalan perumahan memungkinkan truk pasti masuk. Jadi tak perlu kuatir lagi sebab kami tetap bekerja masksimal. Dalam sepekan ini kami usahakan beres,” imbau Faisal.

Selain rutin mengangkut sampah, petugas kebersihan juga memasang spanduk imbauan dan larangan membuang sampah sembarangan di pinggir jalan atau di luar TPS.

Dalam satu lokasi, ada dua sampai tiga spanduk ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat juga diminta berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

Menurutnya membuang sampah di pinggir jalan akan mempersulit proses pengangkut dan merusak estetika kota.

Pengawas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup untuk Kecamatan Sekupang, Ruslan Zailani juga mengaku agak kewalahan menyelesaikan sampah sejak Lebaran.

Padahal armada kecamatan bekerja penuh waktu sepanjang hari. “Pekerja juga sudah full bekerja sejak H+1 Idul Fitri. Armada kita ada 13 mobil pick up, lima truk manual, enam dam truk ukuran besar dan satu truk sampah press. Tapi itu tadi sampah terlampu banyak maka agak kewalahan,” ujarnya.(eja)

Loading...