batampos.co.id – Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lingga akan dilaksanakan pada tahun depan. Sejumlah nama mulai muncul dan menjadi andalan masyarakat untuk memimpin Tanah Bunda Melayu ini. Termasuk sejumlah nama putra daerah yang telah berhasil di luar Kabupaten Lingga.

Menurut politisi Partai PPP yang kembali duduk di kursi DPRD Lingga, Nurdin, untuk memajukan Lingga dibutuhkan sosok orang muda yang energik dan berpengalaman.
Salah satu sosok anak daerah yang berhasil di luar daerah dan layak memimpin Lingga yakni, Amsakar Achmad.

Kehadirannya diyakini dapat memberikan aroma optimis terhadap kemajuan pemerintahan serta ekonomi kemasyarakatan. Hal ini dapat dilihat dari rekam jejak prestasi yang telah diraih putra kelahiran Sungai Buluh tersebut.

Amsakar Achmad
foto: batampos.co.id / dalil haraghap

“Saya melihat dia (Amsakar, red) berasal dari latarbelakang birokrat sehingga seluruh arahannya akan lebih terencana,” ujar Nurdin kepada batampos.co.id, Minggu (16/6) pagi.

Nurdin menambahkan, sebagai putra daerah, tentunya Amsakar akan memiliki rasa kepedulian yang lebih karena merasa saling memiliki. Dengan kata lain, Nurdin meyakini kalau Amsakar tidak akan berbuat yang mengarah kepada keuntungan pribadi.

Hal senada juga diungkapkan salah satu kader Partai Golkar, Rony Kirniawan. Dia meyakini pemimpin yang berusia muda akan lebih giat dalam menjalankan roda pemerintahan dalam hal pembangunan. Baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan lainnya.

Namun pria yang akrab disapa Iwan Munir ini juga tidak menafikan asal usul calon pemimpin yang memiliki latar belakang sejarah berkaitan dengan Kabupaten Lingga adalah faktor yang penting untuk diperhatikan.

“Tidak lain, Teddy Jun Askara (TJA) adalah salah satu pemuda asal Kabupaten Lingga yang pantas duduk memimpin daerah ini,” kata Iwan di tempat berbeda.

Rony menambahkan, TJA adalah salah satu sosok pemuda asli Kabupaten Lingga yang telah meraih prestasi dalam bidang politik di luar Lingga. Sehingga pengalaman yang didapat sangat dibutuhkan untuk mengembangkan Tanah Bunda Melayu ini lebih baik lagi dan bersaing dengan daerah lainnya. (wsa)