batampos.co.id – Guna memenuhi permintaan masyarakat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengajukan tambahan 75 unit bus ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Trans Batam Kota Batam, Paizal, mengatakan jumlah tersebut terdiri dari 25 bus sekolah dan 50 untuk transportasi massal.



”Bus tersebut untuk memenuhi rencana pembukaan jalur baru Trans Batam,” katanya, Selasa (18/6/2019).

Sementara untuk bus sekolah kata dia, akan digunakan baik di hinterland maupun mainland.

”Sekarang bus sekolah hanya 10 unit,” sebutnya.

Seorang siswa tampak berdiri di pintu bus sekolah yang ditumpanginya. Dinas Perhubungan Kota Batam meminta tambahan bus ke Kementerian Perhubungan sebanyak 75 unit dan 25 di antaranya adalah bus sekolah. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari Kemenhub dan berharap usulan tersebut dapat terealisasi.

Kata dia, jika tidak bisa diberikan sekaligus, setidaknya setengah dari yang diajuan sudah sangat membantu masyarakat.

”Misal, bus sekolah 25 yang kami minta dapat 10, angkutan umum kami ajukan 50 dapat 25, ini udah hebat kali,” katanya.

Bobi, warga Kampung Mongggak, Rempang Cate, mengatakan, bus yang ada di hinterland masih sangat kurang.

Hal itu tampak dari anak-anak sekolah yang berdesakan dan terpaksa berdiri saat menaiki bus.

”Bus yang ada juga sudah tua, sudah ringkih,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan hal itu, karena bus sekolah sangat dibutuhkan para pelajar di hinterland karena belum ada transportasi reguler.

Menurutnya pendidikan adalah hal yang penting, maka sarana pendukungnya termasuk transportasi harus diperhatikan.

”Kami minta ditambah. Kasian anak-anak sampai di sekolah capek karena di bus harus berdiri,” ujarnya.(iza)

Loading...