Jumat, 10 April 2026

Satu Titik di Batam yang Aku Suka; Bandara Hang Nadim

Berita Terkait

Bandara Hang Nadim, Dian Handayani (inzet)

batampos.co.id – Dian Handayani, ialah salah satu dari sekian banyak perantau di Batam. 2004 ia tiba di Batam. Dian menikah dua tahun kemudian.

Jadi, telah 15 tahun ia mukim di Batam. Ibu dua anak bekerja di sebuah perusahaan di Kota Batam.

Sejak menikah ia memilik satu titik yang ia suka, bandara.

Apa menariknya Hang Nadim, bandara yang dimiliki Kota Batam itu?

“Karena di sanalah tempat ku menunggu suamiku pulang dengan penuh debaran rindu,” akunya sembali tergelak.

Si Bungsu senantiasa menemaninya menunggu sang suami.

Suami perempuan asal Sinjunjung, Sumatera Barat ini kerap ke luar kota untuk bekerja.

Dalam sebulan berapa kali suam ke luar kota?

“Paling sedikit dua kali. Kalau kota yang dituju dekat aja kayak Pekanbaru dan Jakarta bisa empat kali dalam sebulan dengan durasi waktu dua hari,” jelas Dian. “Tapi kalau kotanya jauh bisa seminggu, bahkan kemaren sempat pergi ke beberapa wilayah timur dalam waktu 10 hari.”

Demi kebutuhan inilah Dian dan suami memutuskan membeli rumah tak jauh dari bandara.

Rumah pertama yang kami beli posisinya dekat bandara.

“Biar pas jemput dan antar gampang karena waktu itu kami cuma punya motor Astrea Impressa,” imbuhnya. “Sekarang jadi motor antik.”

Itulah satu titik di Batam yang Dian suka. Titik mana yang kamu suka? Kirim ke imel [email protected] ya….. ceritakan kenanganmu di sana.

(ptt)

Update