batampos.co.id – Minat warga Kota Batam untuk membeli mobil dengan plat nasional sangat tinggi. Hal itu dikarenakan kendaraan roda empat itu dapat di kendarai hingga keluar wilayah Batam yang berstatus Free Trade Zone (FTZ).

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Kepri, Rini Yusneli, mengatakan, dulunya masyarakat Kota Batam lebih banyak membeli kendaraan dengan seri pelat X, Z dan V yang berstatus FTZ.

Namun kini, tak banyak lagi masyarakat yang membeli kendaraan dengan status FTZ. “Mereka lebih banyak menggunakan kendaraan yang bisa keluar Batam,” ujarnya, Jumat (21/6/2019).

Kata Reni, meningkatnya pertumbuhan kendaraan dengan pelat nasional tersebut disebabkan dukungan transportasi laut yang dapat menyeberangkan kendaraan ke pulau-pulau lainnya.

Mobil terparkir di halaman Parkir Pelabuhan Internasional Batamcenter. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Se;ain itu kata dia, masyarakat Kota Batam cenderung lebih banyak membeli jenis kendaraan keluarga. Alasannya kendaraan jenis tersebut dapat mengangkut penumpang lebih banyak.

Tak hanya itu, kendaraan jenis minibus juga bisa dijadikan sarana bisnis. “Ada yang menggunakan untuk taksi online, atau antar jemput turis. Lebih multifungsi,” ucapnya.

Kendaraan CBU (completely build up), kata Reni, memang masih ada dicari masyarakat. Tapi permintaanya tidak lagi setinggi tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang itu sudah mulai banyak cari mobil nasional,” tuturnya.(ska)