batampos.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja Kutai Kartanegara kaget saat melakukan patroli di bangunan yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Senin (24/6/2019).

Mereka mendapati tumpukan bra yang dibangunan yang sedianya dijadikan rumah dinas anggota DPRD Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pakaian dalam wanita itu diduga tercecer lantaran pemiliknya terburu-buru meninggalkan bangunan setelah melakukan perbuatan tidak terpuji di dalam bangunan tersebut.

Kasi Ops Satpol PP Kukar, Tri Joko Kuncoro, mengatakan, pihaknya melakukan patroli setelah menerima laporan dari warga.

“Selain banyak ditemukan BH, kondisi bangunan rumah dewan di Bukit Biru tersebut sebagian besar sudah rusak parah,” katanya.

Bra yang berserakan di rumah dinas anggota DPRD Kutai Kartanegara. Foto: Kaltim Post/JPNN

“Banyak lemari dapur hilang. Begitu pula daun pintu maupun jendela,” kata dia lagi.

Dia menambahkan, petugas tidak menemukan siapa pun di bangunan itu. Mereka malah menemukan beberapa BH.

“Barang bukti itu (bra alias BH) langsung dibakar,” tambah pria yang karib disapa Koko itu.

Bangunan yang sedianya digunakan sebagai rumah anggota DPRD itu sebenarnya sudah selesai dibangun pada 2008 lalu.

Namun, hingga kini bangunan itu belum juga dijadikan rumah bagi para anggota DPRD Kukar.

Hal itu membuat masyarakat prihatin. Sebab, uang yang dikeluarkan untuk membangun gedung itu tidak sedikit.

Dana mencapai Rp 60 miliar dikeluarkan untuk mendirikan 64 unit rumah.

“Sangat disayangkan. Kenapa Pemkab Kukar mengeluarkan dana mencapai Rp 60 miliar untuk membangun perumahan dewan tersebut, kika ujung-ujungnya tidak bermanfaat?” kata warga bernama Wardi.(idn/beb/jpnn)

Loading...