batampos.co.id – Anak-anak korban kebakaran di Baloi Persero Bawah, Kota Batam, mendapatkan terapi psikologi dari berbagai pihak.
Suparmin, Ketua RT 06 Baloi Persero, mengatakan pada Senin (24/6/2019) tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyambangi lokasi pengungsian.
“Mereka (ACT) membuat acara untuk anak-anak di pengungsian. Biar mereka tidak bosan di lokasi pengungsian,” katanya kepada batampos.co.id, Selasa (25/6/2019).
Menurutnya, dari 134 korban kebakaran 37 di antaranya adalah anak-anak dari berbagai usia.
Anak-anak itu lanjutnya ikut bersama orangtua mereka tinggal di posko pengungsian yang dibangun oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, tidak jauh dari lokasi kebakaran.

“Kebutuhan dasar untuk anak-anak selalu tercukupi. Tidak hanya kebutuhan fisik seperti pampers, pakaian, susu, dan makanan dari masyarakat, anak-anak ini juga mendapatkan asupan untuk perbaikan mental (psilogis) mereka,” ujarnya.
Suparmin melanjutkan, mental anak-anak di lokasi ini juga akan mendapatkan sentuhan dari unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polda Kepri.
Personel dari Polda Kepri kata dia, rencananya akan menyambangi anak-anak di posko kebakaran ini, Kamis (27/6/2019) mendatang.
Hadirnya kegiatan yang fokus pada pembenahan mental anak-anak ini, kata Suparmin, menjadi hal positif yang menjaga keceriaan anak-anak walaupun tengah berada di lokasi pengungsian.
“Alhamdulilah bantuan untuk anak-anak sudah banyak, jangan sampai mereka bosan di sini,” kata Suparmin.(bbi)
