
foto: dokumen pribadi
Pembaca batampos.co.id, kenalkan warga baru Kota Batam. Ia bernama Nursantia Indriarty. Indri, itulah nama pendeknya, hijrah ke Batam baru tiga bulan lalu. Menyusul sang suami yang terlebih dulu berlabuh di Batam.
“Sebelumnya LDM (long distance married), Batam – Jakarta. Tapi setelah banyak pertimbangan, saya memutuskan ngikut suami ke sini,” kisah Indri. Indri mengaku menjalani LDM selama 4 bulan.
Tak perlu lama pula bagi Indri untuk menjelajah Kota Batam. Ia sudah memiliki sudut Kota Batam yang ia suka. Jembatan 5, Rempang. Jembatan 5 menghubungkan Pulau Rempang dengan Pulau Galang. Disebut Jembatan 5 untuk memudahkan saja sih. Nama aslinya Jembatan Tuanku Tambusai. Ia memiliki panjang 385 meter dengan lebar 31 meter.
“Alasannya personal sih. Hari-hari pertama di Batam aku ke Pulau Galang bareng suami. Pulangnya mampir di jempatan itu, pas sunset. Dengan obrolan yang dalam, tentang masa depan,” perempuan kelahiran 1993 ini tersenyum.
“Pemandangannya cantik. Sesuatu yang seperti itu jarang kutemukan di Jakarta dan Jogja,” kesannya.
Indri menyelesaikan pendidikan dasar hingga tinggi di Jogja. Di jakarta ia numpang kerja. Itupun tak lama sebelum akhirnya ia ke Batam.
Indri tak perlu lama untuk mendapatkan pekerjaan. Kini, ia berkerja di sebuah perusahaan air di Batam.
Itulah satu titik di Batam yang Indri suka. Titik mana yang kamu suka? Kirim ke imel [email protected] ya….. ceritakan kenanganmu di sana. (ptt)
