batampos.co.id – Penyidik Polsek Batuaji menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pasangan bayi kembar dengan tersangka NK sang ibu di lokasi kejadian perumahan Permata Puri I, Batuaji, Rabu (26/6/2019) pagi.

Pembunuhan bayi kembar ini terjadi pada Selasa (14/5/2019) lalu saat baru dilahirkan. Nila nekad melakukan aksi keji itu untuk menutupi aib karena hamil sebelum nikah.

Rekonstruksi yang dihadiri pihak kejaksaan dan kuasa hukum dari pelaku ini, memperagakan ada 13 adegan.

Adegan mematikan terjadi pada adegan keenan dan kedelapan. Adegan keenam yakni sekitar pukul 08.00 WIB saat Nila melahirkan bayi perempuan pertama.

Dan adegan kedelapan yakni sekitar pukul 10.00 WIB saat dia melahirkan bayi kedua yakni bayi laki-laki.

NK, kaos Oranye saat melakukan adegan rekontruksi meninggalnya bayi kembar yang dilahirkannya pada Selasa (14/5/2019) lalu di kamar kosnya. Foto: Eja/batampos.co.id

Dalam rekonstruksi ini tidak ada adegan kekerasan fisik. Sebab Nila mengaku tak melakukan kontak fisik seperti mencekik atau membenturkan sang bayi ke tembok.

Dia mengelak tuduhan pembunuhan yang disengajakan dengan tindakan kekerasan. Kedua bayinya meninggal karena tidak terurus sebab usai melahirkan dia tak sadarkam diri.

Baca Juga: Polisi Periksa Kejiwaan NK Wanita yang Diduga Membunuh Kedua Bayi Kembarnya

Adegan dalam rekonstruksi ini bertentangan dengan hasil visum dan otopsi medis di RS Bhayangkara.

Berdasarkan hasil visum tengkorak kepala dua bayi ini memar dan retak dihantam benda tumpul.

Baca Juga: Melahirkan di Kamar Kos Sendiri Bayi Kembar Nk Tewas

Hasil ini meyakinkan penyidik jika kematian dua bayi itu disengaja. “Dia tak mengaku tapi kami juga tak mengerjar pengakuan,” kata Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe.

“Hasil pemeriksaan medis, dua bayi ini hidup saat dilahirkan dan ada memar di kepala. Ini bukti yang tak butuh pengakuan,” ujarnya lagi.(eja)