batampos.co.id – Awal Juli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menertibkan pemukiman liar yang menghalangi proyek jalan dua jalur di Jalan Diponegoro, mulai dari simpang Tobing hingga simpang Basecamp Batuaji segera ditertibkan.

Sekretaris Satpol PP Kota Batam, Fridkalter, mengatakan, saat ini pihaknya dalam tahap pendekatan dengan para warga yang menetap di area tersebut.

“Pendekatan melalui pihak Kecamatan dan Kelurahan, kalau tak ada kendala tanggal 10 Juli nanti kita turun bersama tim terpadu,” ujar Fridkalter, Kamis (27/6/2019).


Rencana penertiban itu kata dia, dilakukan baik di dua sisi yaitu row kanan dan kiri jalan. Kedua sisi lanjutnya akan dibebaskan dari bangunan liar untuk proyek peningkatan jalan dan juga drainase.

Alat berat eskavator mengeruk bukit di Jalan Diponegoro Seitemiang, Tanjungriau, Sekupang, Senin (15/4). Pemotongan bukit ini untuk pembuatan jalan jalur dua antara Sekupang dan Batuaji. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

“Untuk row sebelah kiri dari arah simpang Basecamp itu untuk akses jalan dua jalur dan drainase,” jelasnya.

“Sementara sisi sebelahnya untuk taman dan drainase. Itu lahan penghijauan jadi harus bebas dari bangunan apapun, ujar Fridkalter.

Saat ini kata dia, di sisi kiri dan kanan jalan dari Simpang Basecamp hingga simpang Tobing masih berdiri puluhan bangunan liar.

Dari pendataan pihaknya, di sisi kiri jalan sedikitnya ada 20-an ruli, kios dan kafe. Sementara sebelah kanan jalan ada tempat pencucian mobil, pasar kaget dan kios liar lainnya.

Lurah Tanjungriau, Agus Sofyan, mengaku sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat. Saat ini kata dia, menunggu tindak lanjut dari Satpol PP kota Batam untuk penertiban.(eja)

Loading...