Dilansir dariĀ Boldsky, Jumat (28/6/2019), menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Komite Dokter yang tergabung dalam Physicians Committee for Responsible Medicine di Washington, gula darah, berat badan dan kadar kolesterol penderita diabetes dapat diturunkan dengan mengadopsi berbagai langkah pencegahan.

Beberapa penelitian telah mengklaim bahwa intervensi diet efektif untuk manajemen diabetes menunjukkan hasil yang nyata. Selain pola makan, ada beberapa langkah lainnya yang lebih sederhana dan mudah dilakukan.

Ilustrasi

Berikut 8 cara mengubah gaya hidup bagi penderita diabetes


1. Pola Makan Sehat
Untuk mengendalikan diabetes, penting untuk mengikuti diet sehat dan mengonsumsi karbohidrat, serat, ikan kaya omega-3 dan lemak baik. Karbohidrat kompleks perlahan-lahan diserap ke dalam tubuh, menghindari lonjakan kadar gula darah.

Fokus pada biji-bijian utuh, sayuran dan buah-buahan yang akan meminimalkan risiko diabetes mellitus. Serat membantu mencerna makanan dan membantu mengendalikan kadar gula darah. Konsumsilah makanan yang memiliki kandungan serat tinggi, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran dan gandum, serta hindari minuman manis.

2. Pelajari Tentang Porsi
Kunci untuk mempertahankan manajemen diabetes adalah mempelajari cara menghitung karbohidrat. Karbohidrat sering berdampak pada kadar gula darah. Bagi orang-orang yang harus disuntik insulin, penting untuk mengetahui jumlah karbohidrat dalam makanan.

3. Pastikan Makanan Seimbang
Keseimbangan makanan penting untuk menjaga kadar insulin. Rencanakan setiap kali makan dengan campuran buah-buahan, sayuran, protein dan lemak sehat yang baik. Sangat penting untuk memperhatikan jenis karbohidrat yang dipilih.

Beberapa karbohidrat seperti sayuran, biji-bijian dan buah-buahan mengandung karbohidrat rendah dan serat yang membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil.

4. Olahraga
Aktivitas fisik adalah perubahan gaya hidup penting lainnya untuk diadopsi ke dalam rencana manajemen diabetes. Saat mulai berolahraga, otot menggunakan gula untuk energi, sehingga membantu tubuh menggunakan insulin lebih efisien. Caranya bisa dengan jalan kaki, berlari kecil, atau melakukan pekerjaan rumah tangga dan berkebun.

5. Berhenti Merokok
Merokok ketika terkena diabetes bisa sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama dalam kasus orang yang menderita diabetes tipe 2. Ini juga dapat meningkatkan peluang untuk mengalami masalah kesehatan seperti penyakit jantung, penyakit mata, stroke, penyakit ginjal.

6. Periksa Kaki
Peningkatan kadar gula darah dapat merusak saraf di kaki yang pada akhirnya membuat seseorang tidak dapat merasakan sakit pada kaki atau cedera lainnya. Lebih baik memulai dengan pemeriksaan kaki setiap hari, karena akan membantu memahami lonjakan gula darah.

7. Hindari Alkohol
Mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak terlalu tinggi, membuat kondisinya semakin buruk. Artinya, alkohol dapat menyebabkan komplikasi.

8. Pemeriksaan Rutin

Berkonsultasi dengan ahli gizi dapat membantu membuat rencana makan sesuai dengan usia, berat badan, dan obat-obatan. Temui ahli gizi, setidaknya dua kali setahun.(jpc)

Loading...