Selasa, 14 April 2026

Delapan Tahun Merugi, PT Unisem Tutup

Berita Terkait

batampos.co.id – Delapan tahun merugi PT Unisem yang berada di Kawasan Industri Batamindo memutuskan menutup usahanya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Manager General Affair Batamindo, Tjaw Hoeing, mengatakan, PT Unisem masuk ke Batamindo sejak tahun 1991.

“Dulu namanya adalah PT Astra Microtonic Indonesia,” katanya, Jumat (28/6/2019).

“Lalu berubah nama jadi Unisem yang bergerak di bidang perakitan semi konduktor,” ujarnya lagi.

Kata dia, minggu depan, pihaknya Batamindo akan berdiskusi dengan manajemen PT Unisem untuk membahas sejumlah hal penting.

Ilustrasi pekerja pabrik di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Seibeduk, Kota Batam. Pada September mendatang PT Unisem memutuskan menutup usaha karena terus merugi sejak 2011 lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Salah satunya hak karyawan dan lain-lain. Menurutnya, PT Unisem memutuskan menutup perusahaanya pada September mendatang.

“Ini penutupan hanya untuk PT Unisem Batam saja,” jelasnya.

Kata Tjaw, pabrik yang ditempati PT Unisem di Batamindo merupakan milik pribadi.

Seperti yang dikutip dari website The Star Online, PT Unisem akan tutup efektif terhitung pada 30 September 2019.

Kerugian yang terus dialami sejak tahun 2011 memang sangat mengganggu jalannya produksi, aplagi dalam dua tahun terakhir, Unisem benar-benar terpuruk.

Pabrik Unisem di Batam merupakan fasilitas one stop service, dimana proses produksinya dari pembuatan peralatan semikonduktor, packaging, pengetesan hingga ekspor.(leo)

Update