Jumat, 24 April 2026

Membahayakan Pengendara, Ranting Pohon Dipotong

Berita Terkait

batampos.co.id – Dianggap menganggu kenyamanan pengendara ranting pohon di Jalan Raja Haji Fisabilillah tepatnya di depan bekas gedung My Mart Batam Center dipotong.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam Batam, Irwan, mengatakan, pemotongan ranting pohon bertujuan agar tidak membahayakan atau mengganggu arus lalu lintas yang ramai di sekitarnya.

Terlebih dimusim penghujan ranting-ranting pohon kerap patah diterpa angin kencang.

”Ini bagian dari pemeliharaan, ada banyak cabang atau ranting mengganggu jalan,” katanya, Kamis (27/6/2019).

Petugas dari Disperkimtan Kota Batam memotong dan merapikan ranting pohon di Jalan Raja Haji Fisabilillah Batam Center, Kamis (27/6/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Di lokasi tersebut, pihaknya mengerahkan dua mobil pemotong pohon. Selain pemeliharaan, kata dia, ada juga pemotongan dan pemindahan pohon untuk kepentingan pelebaran jalan.

”Seperti dekat Graha Pena (Jalan Ahmad Yani), itu pohon Khaya dicabut untuk kepentingan pelebaran jalan,” imbuhnya.

Menurutnya, masyarakat dapat melaporkan ke Disperkimtan jika ada pohon yang mengganggu bahkan membahayakan aktivitas jalan.

Pihaknya akan menyusun jadwal untuk turun melakukan pemotongan. ”Kalau ada, laporkan pada kami, tim akan turun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kota Batam, Eryudi, mengatakan, Pemko Batam saat ini terus gencar menanam kembali pohon-pohon di pinggir jalan yang sebelumnya terkena dampak pelebaran jalan.

Dengan demikian diharapkan Batam kembali hijau dan memiliki lingkungan yang sehat.

”Pak Wali Kota (Muhammad Rudi) memang konsen untuk menghijaukan kembali jalanan Batam,” ujarnya.

Sejatinya, kata dia, setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) telah diberikan tanggung jawab untuk merawat tanaman di Batam.

Hal ini diarahkan langsung Wali Kota Batam untuk dijalankan sehingga Batam semakin asri.

Selain itu, di pusat pembibitan di Mata Kucing, Sekupang, ada sekitar 25 ribu bibit semua tanaman yang disemai setiap bulannya.

”Setiap hari ada saja yang didistribusikan, tak tentu untuk tanaman pengganti,” katanya. (iza)

Update