batampos.co.id – Festival Padang Melang di Kepulauan Anambas akan menjadi kalender wisata Provinsi Kepri yang diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepri, Buralimar, mengatakan, festival Padang Melang akan digelar pada 17 hingga 20 Juli mendatang di Letung, Pulau Jemaja, Kepulauan Anambas.
“Karena digelar di wilayah laut, jadi acaranya itu kombinasi antara budaya dan olahraga bahari,” ujarnya, Jumat (28/6/2019).
Dalam festival tersebut lanjutnya akan diadakan beberapa perlombaan. Di antaranya lomba menyelam dan sampan dayung.
Kata Buralimar, dalam penyelenggaraannya, kegiatan itu tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan festival pada tahun lalu.
Ia menyebut akan ada nuansa baru ditampilkan pada pelaksanaan festival yang dilakukan di Pantai Padang Melang Pulau Jemaja itu.

Salah satu yang bakal menyedot perhatian di antaranya booth khusus kuliner dan spot selfie yang diklaim bakal diperbanyak, dengan tujuan untuk mempromosikan pariwisata di Anambas.
Rencananya, rangkaian Festival Padang Melang terdiri dari sejumlah kegiatan. Antara lain Doa Tolak Bale, pelepasan penyu dan penyajian kuliner khas Melayu Anambas.
“Ada juga lomba berpantun, lari warne-warni, musik 2 zaman, pesta durian, lomba kuliner khas melayu, lomba mewarnai, lomba layang-layang, lomba kano dan lomba selam gonggong,” ujarnya.
Pada perhelatan tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepri juga akan menghadirkan sejumlah artis Ibukota.
“Kepri punya banyak pilihan dalam menyelenggarakan atraksi, terdiri atraksi alam, budaya dan buatan,” paparnya.
“Kepri memang fokus ke pariwisata sejak empat atau lima tahun terakhir ini<‘ ujarnya.
“Kita punya 2.408 pulau dan 23 di antaranya merupakan pulau terluar dan inin anugerah tuhan terbesar yang harus dimanfaatkan,” jelasnya.(leo)
