Selasa, 28 April 2026

Dewan Pengawas: Tingkatkan Pelayanan RSUD Embung Fatimah

Berita Terkait

batampos.co.id – Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUDEF) Kota Batam, Candra Ibrahim mengapresiasi rumah sakit pelat merah tersebut yang pelan-pelan sudah berhasil menurunkan utang kepada pihak ketiga.

Tetapi, ia meminta kepada manajemen RSUDEF terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

”Masalah pelayanan kesehatan pastinya, ini kebutuhan dasar, dan ini menyangkut nyawa,” katanya, Selasa (2/7/2019).

“RSUD Embung Fatimah sekarang saya akui lebih baik dari sebelumnya dan saya berharap ini terus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Candra, saat ini masih banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di RSUDEF.

Misalnya, mengenai minimnya obat jenis tertentu. Akibatnya pasien harus membeli di luar.

Kemudian terbatasnya ruang rawat inap, minimnya ruang ICU, tenaga dokter, sering ngaretnya jam visit dokter, minimnya spesialis, hingga masalah hak-hak pegawai honor yang berbeda dibanding pegawai dengan status aparatur sipil negara (ASN).

”Saya yakin pelan-pelan dengan manajemen yang ada sekarang, semua ini bisa teratasi,” katanya.

Pria yang dianugerahi penghargaan Batam Madani Award 2018 dari Pemko Batam tersebut, mengatakan, saat ini utang RSUDEF ke pihak ketiga sekitar Rp 6 miliar dari total sekitar Rp 30 miliar.

Pembayaran utang itu sebagian besar dari kinerja RSUDEF dan sebagian besar ditinggalkan pemimpin yang lama.

”Saya mengapresiasi atas capaian ini apalagi saat ini biaya operasional mereka juga sangat tinggi. Mungkin sekitar Rp 4 sampai Rp 5 miliar,” katanya.

Warga berjalan di depan RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji, beberapa waktu lalu. Dewan Pengawas RSUD Embung Fatimah meminta manajemen rumah sakit plat merah itu dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Ketua PWI Kepri tersebut juga meminta manajemen RSUDEF segera menyampaikan laporan kepada Pemko Batam terkait hal-hal yang bisa ditingkatkan kemanfaatannya.

Misalnya soal aset dan pengelolaannya yang bisa menambah pendapatan RSUDEF.
Dewan Pengawas lainnya, Didi Kusmarjadi, mengakui pelayanan di RSUDEF sudah semakin membaik.

Khususnya di bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD).

”Insya Allah sudah semakin baik. Terutama di IGD sudah terus mengalami perbaikan,” katanya.

Menurut Didi, pihaknya sudah beberapa kali berkunjung ke RSUDEF dan sudah melaporkan hasil kunjungan dewan pengawas ke Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Ia yakin ke depannya, pelayanan di RSUDEF akan terus meningkat.

”Sudah saya laporkan ke pimpinan dan kita berharap pelayanan di sana harus terus ditingkatkan. Harus terus lebih baik dan lebih baik lagi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur RSUDEF, Ani Dewiyana, mengatakan bahwa utang RSUD saat ini memang masih ada tetapi sudah jauh menurun.

Terkait pelayanan, pihaknya akan terus berbenah menuju pelayanan prima.

”Memang masih banyak keluhan, tetapi kami semua bekerja keras bagaimana memberikan yang terbaik untuk masyarakat luas,” ujarnya.

“Kami semua ingin RSUDEF bisa untuk semua kalangan,” tutupnya.(ian)

Update