batampos.co.id – Embarkasi Batam akan memberangkatkan jemaah calon haji (JCH) Kloter 1 pada Sabtu (6/7). Pemberangkatan 445 JCH ini sekaligus me­nandai awal musim haji tahun ini. Selain Batam, Embar­kasi Surabaya juga akan mulai menerbangkan JCH kloter pertamanya di hari yang sama.

Pada skenario awal, JCH ke­lompok terbang (kloter) perta­ma Embarkasi Batam akan di­berangkatkan pada 7 Juli 2019. Namun karena ada penambahan kuota JCH, maka jadwal keberangkatan haji Embarkasi Batam dimajukan sehari.

Kloter 1 Embarkasi Batam diterbangkan menuju Madinah pada pukul 06.00 WIB. Selain membawa 445, kloter pertama ini akan diisi lima petugas kloter. Para tamu Allah ini akan diterbangkan menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5005.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis menuturkan, total jamaah yang diberangkatkan pada 6 Juli berjumlah 1.800 orang yang tergabung dalam empat kloter. Yakni dua kloter dari Embarkasi Surabaya dan dua kloter lainnya dari Embarkasi Batam.

Dia merinci kloter 1 Embarkasi Surabaya terbang pada pukul 03.15 WIB. Kemudian disusul kloter 2 pada pukul 7.05 WIB. Sementara itu kloter 1 Embarkasi Batam terbang pada pukul 06.00 WIB. Lalu pada hari yang sama diterbangkan kloter 2 Embarkasi Batam pada pukul 10.00 WIB.

’’Semuanya akan diterbangkan oleh maskapai Saudi Arabia Airline. Dengan masing-masing kloter mengangkut 450 orang (445 jemaah dan 5 petugas kloter, red),’’ tuturnya.

Muhajirin mengatakan, Menag Lukman Hakim dijadwalkan melepas jemaah haji asal Embarkasi Surabaya.

Dia juga menjelaskan pada musim haji tahun ini, Indonesia memberangkatkan sebanyak 529 kloter. Terbagi dalam dua gelombang. Penerbangan gelombang pertama rutenya Tanah Air menuju Madinah. Sementara penerbangan gelombang kedua bakal mendarat di Jeddah.

Muhadjirin menjelaskan, penerbangan jemaah haji Indonesia tetap dilayani Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airline. Maskapai Saudi Arabia Airline melayani jemaah dari embarkasi Batam, Palembang, Jakarta-Bekasi, sebagian Jakarta Pondok Gede, dan Surabaya. Total jemaah yang diangkut menggunakan maskapai ini berjumlah 105.573 orang.

Kemudian Garuda Indonesia tahun ini mengangkut sebanyak 111.072 jemaah. Mereka berasal dari Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Jakarta Pondok Gede, Solo, dan Banjarmasin. Kemudian dari Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Sementara itu Kasubdit Bina Petugas Haji, Akhmad Djauhari, menuturkan pada hari ini, Kamis (4/7), akan diberangkatkan 446 orang petugas haji. Mereka nantinya ditugaskan pada daerah kerja (daker) Madinah dan bandara. Pria yang juga menjadi Kepala Daker Madinah itu mengatakan penerbangkan petugas dibagi menjadi dua gelombang. Masing-masing penerbangan terdiri dari 78 orang dan 368 orang.

Petugas haji tersebut terdiri dari beberapa unsur. Mulai dari unsur Kemenag, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), serta dari personel TNI dan Polri. Djauhari menuturkan JCH gelombang pertama mendarat di Madinah. Kemudian mereka akan berada di Madinah selama delapan hari. Di Madinah para jemaah bisa melakukan ibadah salat arba’in atau salat 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. (wan)

Loading...