batampos.co.id – Ratusan warga terus berdatangan ke sejumlah SMAN di Batuaji dan Sagulung.
Mereka ingin memastikan apakah anak mereka diterima atau tidak dalam seleksi PPDB online yang akan diumumkan, Minggu (7/7/2019) mendatang.
SMAN 19 Batam di belakang kawasan Tunas Regency, Sagulung misalkan diserbu ratusan warga secara bergantian sepanjang, Jumat (5/7/2019).
Para orangtua yang datang ini tidak saja mereka yang sudah mendaftarkan anaknya ke SMAN 19 tapi juga yang daftar di SMAN lain.
Tujuannya mereka sama, ingin memastikan anak mereka diterima di sekolah negeri. Meski sudah terdaftar di sekolah lain, mereka kembali mendatangi SMAN 19 untuk mendapatkan informasi kuota PPDB yang offline 20 persen.
“Saya tinggal di (kelurahan) Bukit Tempanyang, Batuaji, secara zonasi masuk ke SMAN 23 (di Taman Lestari) tapi di sana sudah kebanyakan (pendaftar),” kata Elfis, Jumat (5/7/2019).
“Kuotanya juga terbatas hanya dua lokal yang diterima dan saya ke sini karena sekolah ini (SMAN 19) juga dekat dengan tempat tinggal saya,” paparnya lagi.
“Mana tau nanti tak lolos di SMAN 23 bisa daftar disini,” ujarnya dia lagi.

Hal yang sama disampaikan Hadi, Warga Kelurahan Sagulung Kota, Sagulung. Sebelumnya dia sudah mendaftarkan anaknya di SMAN 5 Batam di Kaveling Lama, Sagulung.
Namun khawatir tidak diakomodir atau tak lolos seleksi PPDB online, dia mendatangi SMAN 19 untuk mendapatkan informasi PPDB offline.
“Tak sanggup ke sekolah swasta makanya keliling cari informasi ke sekolah negeri yang ada di sekitar sini,” ujar Hadi.
Kepala SMAN 19 Batam, Nelly Chandrawati, membenarkan kedatangan ratusan orangtua calon siswa tersebut.
Mereka yang datang dari luar zonasi hanya bisa didata saja oleh pihak sekolah.
“Hanya didata, untuk ke online tidak bisa sebab secara sistem akan tolak karena di luar zonasi,” jelasnya.
“Solusinya seperti apa kamipun tak bisa putuskan karena kewenangan ada di Disdik (Kepri),” paparnya lagi.
Data-data tersebut kata dia, akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan.
“Banyak jumlah pendaftar dari luar zonasi,” ujar Nelly.
Sementara untuk peserta yang akomodir dalam daftar online sebut Nelly juga sudah melebihi kota daya tampung.
Yakni sebanyak 245 orang pada Jumat siang tadi. Kuota daya tampung secara keseluruhan hanya 252 orang saja.
“245 pendaftar ini kalau hitungan 80 persen untuk (kuota PPDB) online udah lebih, karena 252 kuota daya tampung yang ada sudah termasuk yang jatah 20 persen,” terang Nelly.
Zonasi yang masuk dalam PPDN online SMAN 19 diantaranya; kelurahan Sagulung Kota, Seilekop, Seibinti dan Tanjunguncang.(eja)
