Kamis, 7 Mei 2026

Minggu Dini Hari, Polisi Bubarkan Balap Liar

Berita Terkait

batampos.co.id – Petugas Polsek Batamkota bersama Satlantas dan Satsabhara Polresta Barelang membubarkan aksi balap liar di wilayah hukum Polsek Batamkota, Minggu (7/7/2019) dinihari. Melihat kedatangan petugas, para pelaku balap liar langsung lari berhamburan meninggalkan lokasi arena balap.

Sedikitnya 20 unit kendaraan pelaku balapan liar diamankan oleh petugas. Puluhan kendaran tersebut kemudian diangkut ke Polsek Batamkota. dalam memberikan efek jera, kendaraan pelaku balap liar disita dan ditilang oleh Satlantas Polresta Barelang. Sementara 30 remaja yang terjaring diberikan pembinaan.

Aksi balap liar di wilayah Batamkota seperti di kawasan Masjid Agung dan depan Kantor Pos Batamcenter memang kerap terjadi pada malam libur. Biasanya, balap liar ini digelar diatas pukul 22.00 WIB.

Balapan liar sendiri sudah sering dikeluhkan pengguna jalan yang melintas karena membahayakan pelaku dan masyarakat. Warga berharap agar pihak kepolisian rutin menggelar patroli dan menempatkan personelnya di lokasi yang menjadi arena balap liar.

Kapolsek Batamkota AKP Ricky Firmansyah yang memimpin razia mengatakan, kegiatan rutin itu dilakukan dalam antisipasi pihak kepolisian terkait dengan kasus pencurian dan balapan liar yang kerap dikeluhkan masyarakat. Menurut Ricky, untuk balapan liar ini adalah perilaku kambuhan dari anak-anak remaja.

Pelaku balapan liar biasanya hanya datang nongkrong atau duduk-duduk di trotoar jalan. Namum karena melihat rekannya atau kelompok lain ikut balap liar, mereka pun terpancing dan ikut-ikutan.

“Mereka kadang ikut-ikutan lihat temannya kalau sudah terpancing balapan,” kata mantan Kapolsek Batuampar ini.

Ricky mengatakan, balapan liar sangat membahayakan tidak hanya pelaku, tapi juga masyarakat pengendara jalan yang melintas karena dilakukan di jalan yang ramai kendaraan. Ia berharap masyarakat dan juga peranan orangtua dapat lebih mengontrol anak-anaknya yang sedang keluar rumah.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya balapan liar dan kenakalan remaja. Hal ini semata-mata untuk menjaga Kamtibmas dan memberikan rasa amankan dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” kata Ricky. (egi)

Update