batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, terus mendengarkan keluhan para orangtua calon siswa yang anaknya tidak tertampung di SMA/SMK Negeri di Kota Batam.

Salah satu solusinya, kata Nurdin di hadapan para orangtua calon siswa, adalah menambah ruang kelas baru.

Ruang kelas baru lanjutnya direncanakan ada di masing-masing SMA Negeri di Kota batam minimal dua ruangan.

Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun (kiri) mendengarkan keluhan dari orangtua calon siswa yang anaknya tidak tertampung di SMA/SMK Negeri di Kota Batam. Tahun ini ada sekitar 2.216 calon siswa di Kota Batam yang tidak tertampung di SMA/SMK Negeri di Kota Batam. Foto: Bobi/batampos.co.id

Khususnya di 16 sekolah yang berada di kawasan pusat kota, Kota Batam. Nuridn berharap hal itu dapat menjadi solusi dari kondisi yang ada saat ini.

“Jika hal itu belum bisa menyelesaikan persoalan daya tampung, kita akan mengeluarkan kebijakan lain,” kata dia, Senin (8/7/2019).

Gubernur berharap masyarakat bersabar dan mengikuti setiap kebijakan yang ditelurkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Gubernur juga meminta para orangtua calon siswa tidak melakukan hal-hal yang nantinya merugikan dan membuat anak-anak mereka tidak punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan terutama di sekolah negeri.

“Jangan gunakan pihak ketiga, karena jaminan pendidikan sudah diberikan oleh pemerintah, kalau ketahuan akan diberikan sanksi,” tuturnya.(bbi)