Sabtu, 18 April 2026

SAR Indonesia dan Singapura Kerja Sama di Bidang Kemanusiaan

Berita Terkait

batampos.co.id – Search And Rescue (SAR) Indonesia melakukan kerja sama dengan Rescue Command Center (RCC) Singapura di bidang kemanusiaan, Selasa (9/7/2019).

Indonesia dan Singapura (Indopura) juga melakukan rapat koordinasi Indopura Sarex XXXVII/2019 di kantor Pos SAR, Sekupang.

Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Didi Hamzar, mengatakan, rapat koordinasi merupakan wujud kerja sama bilateral SAR Indonesia, di bawah naungan Direktorat Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan SAR Singapura, Rescue Command Center (RCC) di Bidang Kemanusiaan.

Dia menuturkan, agenda latihan bersama antara Tim SAR Indonesia dan Singapura juga dibahas pada program kerja sama antara Indopura.

“Jadi, pada hari ini kita adakan rapat koordinasi perencanaan penyusunan skenario latihan bersama,” kata dia.

“Yang rencananya akan kita adakan pada bulan September 2019 mendatang,” ujarnya

Menurutnya, tujuan latihan SAR Indopura merupakan salah satu langkah siap-siaga, jika kelak terjadi kecelakaan atau bencana di perbatasan antar dua negara.

Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Didi Hamzar memberikan cenderamata kepada Direktur Air Traffic Service Division Singapura, Rosly Md Saad. Foto: Azis Maulana/batampos.co.id

Sehingga dilakukan operasi bersama secara cepat (fast rescue operation).

“Ini latihan kerjasama yang ke-37 kali diadakan dan hampir setiap tahun kita adakan latihan bersama,” jelasnya.

“Secara organisasi di Indonesia dari Basarnas dan dari Singapura,” terangnya.

Sejauh ini, lanjutnya, agenda rapat bertumpu pada kesepakatan skenario latihan bersama. Baik metode latihan, hingga pengujian sistem deteksi dini, uji komunikasi.

“Hampir seperti apa yang akan kita lakukan pada kejadian yang sesungguhnya, pun juga ada kegiatan clearing juga,” paparnya.

“Lebih dari 30 anggota akan ikut serta dari SAR Indonesia, belum termasuk dari Singapura,” jelasnya.

Dalam hal ini, Didi menambahkan beberapa potensi SAR seperti TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) akan turut berpartisipasi.

Direktur Air Traffic Service Division Singapura, Rosly Md Saad, menegaskan, kerja Basarnas dan RCC ini sangat penting.

Karena keduanya menjalaskan tugas yang sama serta saling membantu dalam kemanusiaan terutama kecelakaan dan kebencanaan.

“Kita bekerja sama antar dua negara, ini yang ke-37 kali kita adakan,” paparnya.

“Ini adalah peluang untuk menggabungkan tenaga, menjalankan tugas dan saling bantu-membantu dalam peristiwa kebencanaan,” paparnya.(cr1)

Update