batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, memastikan rencana pembangunan jembatan penghubung Pulau Batam dan Bintan atau jembatan Batam-Bintan (Babin) mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bentuk restu tersebut, kata dia terlihat dari rencana Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, akan turun ke Kota Batam dalam waktu dekat.

“Menteri (Menteri PUPR Basuki Hadimuljono) akan datang, kita harapkan bulan ini bisa segera turun untuk melihat langsung persiapan di sini,” kata Nurdin, Rabu (10/7/2019).

Nurdin menjelaskan, rencana percepatan pembangunan jembatan yang akan lebih panjang dibanding jembatan penghubung Surabaya dengan Madura (Suramadu) di Jawa Timur itu, langsung diperintahkan oleh Presiden Jokowi.

Presiden menginginkan proses pembangunan jembatan Babin bisa dimulai pada 2020 mendatang.

“Saya sudah bertemu presiden, ini perintah presiden, mudah-mudahan bisa dimulai segera,” kata Nurdin lagi.

Maket dari jembatan Batam-Bintan.

Terkait dengan progres dari persiapan yang telah dilakukan, Nurdin mengaku memang terdapat sejumlah perubahan.

Dimana perubahan tersebut juga berkaitan dengan keinginan presiden menjadikan jembatan Babin ini sebagai ikon baru Indonesia di wilayah Barat Indonesia.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN 1 Kepulauan Riau (Kepri), Endry Z Djamal menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembahasan terkait Detail Enginering Design (DED) jembatan ini.

“Sekarang masih tahap pembahasan, perkembangannya akan kita sampaikan nanti,” kata Endry ketika dihubungi, Rabu (10/7/2019).(bbi)