batampos.co.id – Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pemasyarakatan (Bapas) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau ditangkap personel Polsek Belakangpadang, pada Selasa (9/7/2019) kemarin.

Keduanya ialah F dan AF. Mereka diketahui sebagai pengedar narkotika di Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, menjelaskan, dari tangan kedua PNS tersebut didapatkan barang bukti 6,85 gram sabu.

Kata Kapolresta, barng haram tersebut, telah dipaket dalam empat bungkus kecil yang siap diedarkan.

“Kita juga mengamankan barang bukti lain berupa alat hisap (Bong) yang dipakai keduanya,” kata Kombes Hengki, saat mengelar ekpose di Mapolresta Barelang, Kamis (11/7/2019).

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki (tengah) memperlihatkan barang bukti sabu. Barang haram tersebut diamankan dari dua PNS F dan AF yang bertugas di Badan Pemasyarakatan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Bobi/batampos.co.id

“Jadi keduanya memang menyasar warga yang ada di kawasan Belakangpadang ini, sabu yang kita amankan juga sudah dibungkus dalam plastik bening, tinggal diedarkan saja,” ujarnya lagi.

Kapolresta mengatakan, pihaknya berhasil mengendus aktivitas kedua PNS tersebut bermula dari laporan masyarakat, yang menginformasikan akan ada transaksi jual beli narkoba di kawasan area Kelurahan Sekanak Raya.

Tim Polsek Belakangpadang dan Polresta langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan pengawasan.

Hasilnya polisi mengamankan F. Dari keterangan F kepada polisi, dirinya ternyata tidak sendiri.

Ia bersama AF rekannya yang juga masih berada di Kelurahan Sekanak Raya.

Setelah keduanya diamankan, polisi membawa keduanya ke Mapolresta Barelang.

“Kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayah (2) UU RI Nomot 35 Tahun 2009,” kata Kapolresta

“Dengan hukuman maksimal 12 tahun,” jelasnya lagi.(bbi)