batampos.co.id – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim KPK terhadap Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, mendapat perhatian dari ebrbagai pihak.

Tidak hanya masyarakat Kepri saja, namun juga masyarakat dari berbagai daerah lain di Indonesia.

Termasuk salah satu mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam periode April 2016 hingga Oktober 2017, Hatanto Reksodipoetro.

Dalam sebuah pemberitaan yang dimuat KOMPAS.com tentang Gubernur Nurdin, Hatanto meninggalkan komentarnya.

Screenshot komentar mantan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro terkait OTT KPK terhadap Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun.

Ada dua kalimat yang dituliskan Hatanto. Dua kalimat itu dipisahkan oleh beberapa tanda titik.

Isi kedua kalimat tersebut sekilas tidak berhubungan satu sama lainnya.

Terkait dengan apa makna dari kedua kalimat tersebut, juga tidak sepenuhnya jelas.

Hanya Hatanto sendiri yang barangkali bisa memberikan penjelasan akan komentarnya tersebut.

Berikut adalah komentarnya yang termuat di bawah artikel yang menjelaskan sepak terjang Nurdin sebagai pemimpin Kepri ini.

“perekonomian kepri bergantung pulau batam ….. kita tunggu ott berikutnya”

Komentar ini terlampir pada 11 Juli 2019 tepatnya pada pukul 11.36 WIB.

Komentar itu dituliskan Hatanto di salah satu artikel yang dimuat Kompas.com dengan judul Sepak Terjang Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Jago Mengarungi Laut Hingga Kehilangan “Pasangan”. (bbi)